Sejumlah Bus di Terminal Gayatri Tulungagung Tidak Boleh Jalan

Bus-bus yang masuk ke Terminal Gayatri Tulungagung langsung diarahkan ke area parkir di belakang area pemberangkatan.

Sejumlah Bus di Terminal Gayatri Tulungagung Tidak Boleh Jalan
david yohanes/surya
Seorang petugas Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung memeriksa rem tangan sebuah bus. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Bus-bus yang masuk ke Terminal Gayatri Tulungagung langsung diarahkan ke area parkir di belakang area pemberangkatan.

Dengan cekatan petugas dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Tulungagung memeriksa satu per satu kelengkapan bus.

Mulai dari lampu-lampu, kondisi roda, sistem pengereman hingga peralatan pendung, seperti segitiga pengaman dan alar pemadam api ringan (Apar).

Sejumlah bus yang dinyatakan tidak layak jalan langsung ditilang dan tidak bolah berangkat.

Baca: Dikritik Netizen hingga Dibilang Nikita Mirzani Lebay, Via Vallen Ungkap Alasan Sebar Chat Pelecehan

Menurut Kepala Bidang Keselamatan Jalan, Dishub Tulungagung, Wijanarko, beberapa pelanggaran langsung diminta diperbaiki di lokasi.

“Seperti pelanggaran soal ban, perusahaan langsung kami suruh ganti agar bisa kembali jalan,” terang Wijanarko.

Menurutnya, jika harus menunggu sidang biasanya bus yang ditilang akan tetap berjalan tanpa mengganti ban.

Dengan cara ganti di tempat, setidaknya bus kembali bisa beroperasi dan masyarakat tidak dirugikan.

“Karena bagaimana pun masyarakat membutuhkan bus ini tetap bisa beroperasi seperti biasa. Kalau ada yang tidak jalan, masyarakat kesulitan mendapatkan angkutan,” tambahnya.

Baca: Surabaya Keberatan Bayar THR dari APBD, Ini Rincian Gaji ASN yang Harus Dibayar Pemkot

Beberapa bus yang kedapatan melanggar langsung diparkir dan tidak boleh jalan sebelum diperbaiki.

Pelanggaran secara umum adalah ban tipis dan rem tangan yang tidak berfungsi.

Ada pula bus yang tidak membawa segitiga pengaman, ban serep dan Apar.

“Lebih baik busnya tidak berangkat, dari pada berangkat terus terjadi kecelakaan,” tegas Wijanarko.

Pemeriksaan kelayakan bus ini dilakukan setiap hari untuk menghadapi masa mudik dan balik lebaran.

Di terminal bus Gayatri Tulungagung, setiap hari ada sekitar 200 bus yang diberangkatkan. (David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help