Serap Aspirasi Tenaga Medis, Puti Guntur Soekarno Keliling RS Siti Aisyiyah Madiun

Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno mengunjungi RSI Siti Aisyiyah Kota Madiun, Jalan Mayjend Sungkono, Mangu Harjo, Rabu (6/6/2018).

Serap Aspirasi Tenaga Medis, Puti Guntur Soekarno Keliling RS Siti Aisyiyah Madiun
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Puti Guntur Soekarno Mengunjungi RSI Siti Aisyiyah Madiun pada Rabu (6/6/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno mengunjungi RSI Siti Aisyiyah Kota Madiun, Jalan Mayjend Sungkono, Mangu Harjo, Rabu (6/6/2018).

Dalam kunjungan tersebut tersebut, Mbak Puti ditemani Calon Wakil Wali Kota Madiun nomor urut satu, Inda Raya.

Kedatangan Mbak Puti di rumah sakit tersebut agaknya membawa kecerian.

Hal tersebut dibuktikan saat Mbak Puti memasuki lobi, beberapa keluarga pasien nampak semangat menyapa Mbak Puti dan minta bersalaman serta berfoto dengan Mbak Puti.

(BREAKING NEWS: Mantan Perawat National Hospital Surabaya Divonis Hukuman 9 Bulan Penjara)

(Satu Siswa MI yang Tenggelam di Bengawan Solo Belum Ditemukan, Tim Selam Akan Ditambah)

Pihak rumah sakit sendiri sangat senang dengan kedatangan Mbak Puti.

"Ini Mbak Puti berkunjung, menyapa pasien dan memberikan motivasi kepada pada mereka," kata Kabid Pelayanan RSI Siti Aisyiyah Madiun, dokter Dona.

Mbak Puti memang diajak oleh dokter Dona dan staf rumah sakit yang lain untuk berkeliling rumah sakit termasuk ke ruang rawat inap.

Kunjungan Cucu Proklamator Indonesia, Ir Soekarno tersebut adalah dalam rangka menyerap aspirasi dari tenaga medis RSI Siti Aisyiyah.

Hal ini dilakukan sebagai masukan dalam program kerjanya bersama Calon Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf jika terpilih untuk memimpin Jawa Timur.

(Via Vallen Ramai Dikritik Netizen Usai Ungkap Pelecehan yang Dialami, 2 Komika Ini Beri Dukungan)

(Satu Siswa MI yang Tenggelam di Bengawan Solo Belum Ditemukan, Tim Selam Akan Ditambah)

Selain itu, Mbak Puti juga terlahir dari keluarga besar Muhammadiyah.

Bapak dari Fatmawati Soekarnoputri, yang tak lain adalah nenek Mbak Puti mendapatkan panggilan datok di Bengkulu.

Saat Bung Karno diasingkan di Bengkulu, dia juga terdaftar sebagai pengurus wilayah Muhammadiyah.

Bahkan saat Bung Karno meninggal, Bung Karno ingin jenazahnya ditutupi dengan bendera Muhammadiyah.

 (VIDEO: Pemusnahan Barang Bukti dari Operasi Tumpas Narkoba dan Pekat Semeru 2018)

(Dukungan untuk Palestina Telah Diberikan Indonesia Sejak Baru merdeka, Ini 5 Aksi Presiden Soekarno)

 

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help