Temui Buruh Pengolah Tembakau di Bojonegoro, Gus Ipul Ingin Ekonomi Pekerja Perempuan Meningkat

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan buruh pengolah tembakau di Bojonegoro

Temui Buruh Pengolah Tembakau di Bojonegoro, Gus Ipul Ingin Ekonomi Pekerja Perempuan Meningkat
bobby Koloway/surya
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan buruh pengolah tembakau di Bojonegoro, Rabu (6/6/2018). Yakni, dengan mengunjungi pabrik pengolah tembakau sigaret kretek tangan (SKT) PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan buruh pengolah tembakau di Bojonegoro, Rabu (6/6/2018).

Yakni, dengan mengunjungi pabrik pengolah tembakau sigaret kretek tangan (SKT) PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) di Bojonegoro di dua lokasi sekaligus.

Tiba di lokasi yang berada di Kecamatan Baureno ini, Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini disambut langsung oleh ribuan buruh yang mayoritas perempuan.

Tak sekadar menyapa, mereka juga berebut berswafoto dengan Gus Ipul.

Baca: Mantan Perawat yang Lecehkan Pasien Divonis 9 Bulan, Istri Ungkap Nasib Pilu yang Dialami Anaknya

Pada sambutannya, Gus Ipul mengapresiasi kinerja peruhasaan ini yang terus berkembang dalam ketatnya era persaingan.

"Industri berbasis tembakau menempati urutan kedua di Jawa Timur. Sehingga, salah satu prioritas Jawa Timur kedepan," kata Gus Ipul di sela kunjungan ini, Rabu (6/6/2018).

"Selain kontribusi terhadap ekonomi Jawa Timur, perusahaan ini juga memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja di Jawa Timur. Sehingga, perusahaan seperti ini terus bertahan. Seiring berjalannya waktu, perusahaan harus semakin banyak melahirkan inovasi," lanjut kandidat yang berpasangan dengan Cawagub, Puti Guntur Soekarno ini.

Satu di antara yang menjadi fokus pemerintah provinsi ke depan adalah kesejahteraan pekerjaan perempuan.

Gus Ipul berharap para pekerja perempuan tak sekadar menggantungkan kehidupan ekonomi dari perusahaan, namun juga memiliki usaha sampingan yang menjanjikan.

Baca: Catat, Mulai 8 Juni Tol Fungsional Kertosono-Wilangan Hingga Usai Lebaran

"Kami ingin mengajak pekerja di sini, selain menjadi peserta BPJS, mulai ikut kegiatan pemberdayaan ekonomi. Di antaranya, dengan bergabung di koperasi atau usaha bersama yang bisa membuat income mereka bertambah," kata Gus Ipul.

Misalnya, melalui rintisan usaha berbasis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). "Para pekerja sudah harus mulai memikirkan peluang usaha kedepan," katanya.

Untuk membangkitkan jiwa wirausaha para pekerja, pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gus Ipul kelak akan menstimulus melalui berbagai kemudahan.

Baca: Via Vallen Alami Pelecehan di Media Sosial, Kenali Jenis Kejahatan Serupa dan Bedanya dengan Pujian!

Di antaranya dengan melalui program Sentra Industri Kreatif, UMKM dan Pemberdayaan Start-Up atau Superstar.

Program yang masuk dalam sembilan agenda prioritas ini mendorong pelaku UMKM memenuhi empat syarat yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas UMKM. Yakni riset, pasar, permodalan, teknologi dan kualitas SDM.

Gus Ipul dan Mbak Puti menegaskan bahwa pelaku UMKM itu harus makmur dan sejahtera. Sebab UMKM telah sukses menyumbang PDRB Jatim. (bob)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help