Wow! Polres Kota Kediri Amankan Ratusan Motor Saat Operasi Hunting Sistem

AKP Kamsudi, operasi cipta kondisi yang melibatkan personel gabungan dilakukan pada Sabtu (9/6/2018) malam.

Wow! Polres Kota Kediri Amankan Ratusan Motor Saat Operasi Hunting Sistem
SURYA/DIDIK MASHUDI
Ratusan motor yang diamankan pada razia balap liar di Kota Kediri, Minggu (10/6/2018) dini hari. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Operasi Hunting Sistem yang digelar Polresta Kediri mengamankan ratusan sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat serta onderdil tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

"Total ada 203 yang ditilang. Rinciannya barang bukti 32 STNK, 7 SIM dan 164 sepeda motor," jelas AKP Kamsudi, Kasubag Humas Polresta Kediri, Minggu (10/6/2018).

Dijelaskan AKP Kamsudi, operasi cipta kondisi yang melibatkan personel gabungan dilakukan pada Sabtu (9/6/2018) malam.

Petugas melibatkan personel dari Satlantas, Sabhara dan tim anti bandit Satreskrim. Sasaran operasi di sekitar wilayah Kota Kediri.

Gerebek Narkoba, Polres Kediri Temukan 7 Kg Serbuk Petasan )

Sementara barang bukti yang diamankan seperti sepeda motor protolan, termasuk motor vespa dengan modifikasi gandengan roda tiga.

Operasi yang menyasar para pelaku balap liar di Kota Kediri ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Diharapkan operasi seperti ini membuat jera para pelaku balap liar yang biasa beraksi setiap malam Minggu (9/6/2018).

"Mudah-mudahan operasinya terus berlanjut sehingga tidak ada balap liar lagi di Kota Kediri," ungkap Slamet (45) warga Ngadisimo.

Tersangka Pabrik Miras Ngadiluwih Diboyong ke Polres Kediri )

Keberadaan anak-anak muda yang kebut-kebutan itu selain membahayakan diri sendiri juga masyarakat. "Sudah banyak jatuh korban baik pembalapnya maupun masyarakat yang lewat," ungkapnya.

Selama ini lokasi yang menjadi favorit untuk balapan liar meliputi Jl Hasanudin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Ahmad Yani, Jl PK Bangsa dan Jl Erlangga. Start balapan liar biasa memakai lampu merah Perempatan Makam Ngadisimo. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Edwin Fajerial
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help