Lebaran 2018

Jelang Puncak Arus Mudik, Waspada Pasar Tumpah di Tuban

bagi pemudik baik yang menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, perlu berhati-hati saat melintasi jalur Pantura Tuban

Jelang Puncak Arus Mudik, Waspada Pasar Tumpah di Tuban
M Sudarsono/Surya
Kondisi pasar tumpah di Desa Glondonggede, Tambakboyo kabupaten Tuban, Jawa Timur 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Musim mudik telah tiba, masyarakat yang bekerja di perkotaan mulai pulang ke kampung halaman untuk bertemu sanak saudara di momen lebaran Idul Fitri 1439 H.

Namun, bagi pemudik baik yang menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, perlu berhati-hati saat melintasi jalur Pantura Tuban.

Sebab, terdapat pasar tumpah di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo.

Pasar ini tepat berada di bibir jalan raya, selain terdapat aktifitas perdagangan sembako dan jajan, pasar ini juga merupakan perdagangan ikan hasil tangkapan nelayan tradisional setempat.

Baca: PNS Puskesmas Tulungagung ini Menginap di Rumah Janda Digerebek Warga

Sehingga saat nelayan dan pedagang melakukan transaksi, kerap membuat aktifitas di jalan raya setempat macet.

"Titik simpul sudah diantisipasi dan disiapkan petugas gabungan, termasuk keberadaan pasar tumpah itu sendiri," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, Muji Slamet kepada Surya, Senin (11/6/2018).

Mantan Camat Soko itu menjelaskan, diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1 lebaran Idul Fitri.

Dia berharap, agar pemudik juga berhati-hati saat pulang ke kampung. Termasuk saat memasuki area jalan di Tuban.

"Puncak arus mudik terjadi 13-14 Juni, kita sudah antisipasi juga, termasuk adanya pasar tumpah ini," terangnya.

Baca: Rebutan PSK, Pria Mojokerto ini Lakukan Penganiayaan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya saat dikonfirmasi mengenai keberadaan pasar tumpah itu menyebutkan, jika pasar tersebut merupakan milik desa.

Pasar sudah tumbuh secara tradisional. Pihak Pemkab juga belum pernah melakukan pembinaan secara fungsional maupun operasional.

"Itu pasar tradisional, bukan garisnya Diskoperindag. Coba akan kita komunikasikan dengan Satlantas," pungkasnya.(nok)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help