Lebaran 2018

ASDP Operasikan Kapal Sapu Jagad Untuk Urai Kemacetan di Mudik Lebaran

PT ASDP mengoperasikan kapal berukuran besar atau Kapal Sapu Jagad di lintas penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

ASDP Operasikan Kapal Sapu Jagad Untuk Urai Kemacetan di Mudik Lebaran
Surya/Ahmad Faisol
Launcing KMP Drajat Paciran di area galangan PT Adiluhung Saranasegara, Jalan Raya Ujung Piring, Bangkalan, Selasa (5/12/2017) malam 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Membantu angkutan lebaran 2018, PT ASDP mengoperasikan kapal berukuran besar atau Kapal Sapu Jagad di lintas penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, Elvi Yoza, mengatakan, dalam angkutan lebaran tahun ini, ASDP mendapat bantuan satu armada tambahan kapal ukuran besar, yaitu Kapal Motor Penumpang (KMP) Drajat Paciran untuk membantu 56 armada yang telah disiapkan untuk melayani para pengguna jasa penyeberangan.

“Kapal besar itu milik Dirjen Perhubungan Darat yang akan di operasikan saat terjadi krodit di Pelabuhan Ketapang maupun di Pelabuhan Gilimanuk Bali,” kata Elfi, Selasa (12/6/2018).

Baca: Fahri Hamzah Minta Gusdurian Berterima Kasih ke Amien Rais, Balasan Putri Gus Dur Dipuji Netizen

Pengoperasian kapal tersebut untuk mengantisipasi kepadatan penumpang pada arus mudik lebaran yang puncaknya di prediksi terjadi pada H-2 lebaran.

Selain itu, juga untuk mengurai antrian panjang kendaraan bermotor yang di prediksi juga akan meningkat pada saat masa arus balik lebaran.

KMP Drajat Paciran merupakan kapal yang biasa beroperasi di lintas penyeberangan Pelabuhan Paciran Lamongan - Pelabuhan Bahaur, Kalimantan Selatan, dengan kapasitas 350 penumpang dan 75 kendaraan, yang diharapkan bisa mempercepat dan mengurangi antrian yang terjadi dipelabuhan Ketapang maupun di Pelabuhan Gilimanuk.

Baca: Proses Ribet, Bupati Jember Akhirnya Jemput Sendiri Jenazah TKI di Rumah Sakit Malaysia

Lintas Ketapang-Gilimanuk pada masa angkutan lebaran 2018 ini, PT ASDP menyiapkan 56 unit armada kapal, namun yang di operasikan setiap harinya sebanyak 32 unit.

ASDP juga menambah jumlah loket pelayanan. Untuk di pelabuhan gilimanuk bali, loket kendaraan roda 2 sebanyak 7 unit yang sebelum nya 2 unit, loket kendaraan roda 4 tetap yakni 4 unit dan pejalan kaki meningkat dari 1 unit menjadi 2 unit.

Sedangkan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi juga sama, namun untuk loket kendaraan roda 2 hanya 5 unit. (haorrahman)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help