Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Pelaku Kejahatan Langsung Tembak di Tempat

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin meminta anggotanya mengambil tindakan tegas dengan tembakan di tempat tanpa tembakan

Kapolda Jatim  Irjen Pol Machfud Arifin, Pelaku Kejahatan Langsung Tembak di Tempat
(surya/Sugiyono)
MUDIK - Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin dan didampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, saat meninjau Pos Pengamanan dan Pos pelayanan di jalur mudik Jl Raya Duduksampeyan, Rabu (13/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin meminta anggotanya mengambil tindakan tegas dengan tembakan di tempat tanpa tembakan peringatan terhadap pelaku kejahatan. Langkah itu dilakukan karena mengancam nyawa anggota dan masyarakat.

Sikap tindakan tegas ini disampaikan Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin dalam kunjungan dan pantauan arus mudik di Pos pengamanan dan Pos Pelayanan di wilayah Jalan Raya Duduksampeyan Gresik.

"Ngapain kalau harus ditembak kalau tidak ada kejahatan, tapi kalau ada kejahatan yang harus ditembak ya harus ditembak," kata Irjen Pol Machfud Arifin didampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, Rabu (13/6/2018).

Selama ini, anggota sudah dilatih menembak dan menyimpan senjata api sehingga harus digunakan jika ada pelaku kejahatan yang membahayakan keselamatan nyawa anggota dan masyarakat.

Baca: Via Vallen Disebut Netizen ini OKB Sombong, ‘Disapa Geleng-Geleng Doang’, Foto ini Ramai Dikomentari

"Buat apa kita menyimpan senjata dan latihan, kalau memang membahayakan keselamatan anggota dan keselamatan masyarakat ya digunakan saja. Kalau peluru disimpan lama-lama bisa karatan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Machfud Arifin mengatakan, anggota tidak perlu memberikan tembakan peringatan kepada pelaku kejahatan jika sudah membahayakan nyawa.

"Kalau patut dilakukan penembakan silahkan tembak di tempat. Tidak perlu peringatan," imbuhnya.

Baca: Demi Rp 20.000 Ribuan Warga Kediri Rela Antre Salam Tempel PT GG Tbk

Sementara, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan bahwa TNI siap membantu Polri dalam pengamanan arus mudik dan arus balik. Terutama selama libur panjang yang membuat ramai tempat pariwisata.

"Dalan arus mudik dan balik ini, TNI membantu kepolisian dalam kelancaran lalu lintas. Baik dari kodim dan Koramil ada untuk membantu TNI. Sampai saat ini yang masuk dan keluar Jawa timur semuanya lancar. TNI akan membantu terus, sebab waktu lebaran yang ramai itu tempat pariwisata," kata Mayjen TNI Arif Rahman. (Surya/Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help