Pelaku Utama Pembunuhan di Apartemen Educity Pernah Tembak Mati Polisi

Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mengejar dua pelaku pembunuhan di apartemen Educity Pakuwon City, yakni HR dan EV

Pelaku Utama Pembunuhan di Apartemen Educity Pernah Tembak Mati Polisi
SURYA/FATKHUL ALAMY
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menginterogasi tiga pelaku pembunuhan di apartemen Educity Pakuwon City, Selasa (12/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mengejar dua pelaku pembunuhan di apartemen Educity Pakuwon City Surabaya, yakni HR dan EV.

Kedua pelaku itu sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Satreskrim Polrestabes Surabaya. HR diduga kuat sebagai pelaku utama saat menghabisi AP (40), pria asal Jakarta.

HR lah yang menusuk dada dan perut korban di kamar apartemen Educity 1707 lantai 17. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi apartemen tersebut, Senin (28/5/2018) lalu.

Aksi jahat HR ternyata bukan kali pertama. Dalam catatan kepolisian, pelaku HR merupakan seorang residivis.

Dia kerap terlibat kasus kejahatan dan menjadi incaran polisi.

Baca: Ini Saran Sekjen Kemenhub Tentang Terminal Arjosari Malang Yang Bikin Penumpang Malas ke Terminal

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, pelaku ini diduga kuat menjadi otak pembunuhan di apartemen Educity Pakuwon City.

“Dia (HR) pernah terlibat beberapa kasus pencurian dengan kekerasan, juga pernah menembak polisi sampai tewas di Pacitan pada 2004 lalu. Pelaku sendiri baru saja bebas bersyarat,” sebut Sudamiran, Rabu (13/6/2018).

Menurut Sudamiran, pihaknya terus mencari dan memburu keberadaan HR dan EV. Keduanya diminta untuk kooperatif mau menyerahkan diri.

“Segera menyerahkan diri. Apabila tidak, kami tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dengan menembak apabila mengancam jiwa petugas,” tegas Sudamiran.

Dalam kasus ini, ada sebanyak lima pelaku yang diduga kuat terlibat. Selain HR dan EV, polisi sudah meringkus tiga pelaku, SP, IM dan RY di beberapa termpat dan kini ditahan di Polrestabes Surabaya.

"Tiga dari lima pelaku sudah ditangkap, kami masih mengejar dua lagi dan salah satunya pelaku utama," terang Sudamiran.

Baca: Motif Utang Bisnis Narkoba, Dalang Pembunuhan Pria di Apartemen Educity Ternyata Seorang Residivis

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti menambahkan, anggotanya sudah disebar untuk memburu pelaku yang belum tertangkap.

"Identitas sudah ada, anggota kami masih memburu. Kami yakin bisa segera ditangkap," ucap Bima.

Kasus ini terjadi lantaran dipicu masalah hutang. Korban AP datang ke Surabaya lantraan hendak menagih hutang Rp 211 juta ke HR dari jual beli narkoba jenis sabu-sabu yang belum dibayar.

Hanya saja, begitu di Surabaya dan tinggal di apartemen Educity Pakuwon City, AP dihabisi oleh HR dkk di kamar 1707 lantai 17, Minggu (27/5/2018). (Surya/Fatkhul Alamy)

Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help