Lewat Mojokerto Jangan Lupa Mampir Beli Kerupuk Rambak Nan Renyah

Setiap Lebaran harga bahan baku krecek rambak lebih mahal lantaran permintaannya juga naik.

Lewat Mojokerto Jangan Lupa Mampir Beli Kerupuk Rambak Nan Renyah
TRIBUNJATIM/MOHAMMAD ROMADONI
Pengolahan kerupuk rambak oleh para ibu 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kalau selama ini yang disebut sebagai oleh-oleh khas Mojokerto adalah onde-onde, maka, ada makanan lain yang cukup layakn dijadikan buah tangan.

Makanan itu adalah krupuk rambak sapi yang juga menjadi primadona oleh-oleh khas daerah ini.

Biasanya, makanan ringan kerupuk rambak ini disuguhkan sebagai camilan andalan pada saat silaturahmi.

Tekstur kerupuk rambak yang berbahan kulit sapi itu cenderung kering dan renyah.

Baca: Kuliner Nasi Pondokan Merdeka, Jadi Menu Favorit Selama Bulan Ramadan di Kota Kediri

Baca: Luqaimat, Kuliner Manis Khas Bulan Ramadan di Arab Saudi yang Pas Jadi Menu Buka Puasa

Sehingga camilan tradisional kerupuk rambak ini selalu disajikan bersama minuman dingin berupa sirup segar atau teh manis sebagai pelengkapnya.

Gunanya, agar tidak keseretan dan lebih mudah dimakan.

Pengolahan kerupuk rambak.
Pengolahan kerupuk rambak. (TRIBUNJATIM.COM/M ROMADONI)

Krecek rambak kulit sapi ini digoreng garing terlebih dahulu menjadi kerupuk, barulah siap untuk disajikan.

Kerupuk rambak mempunyai citarasa unik, ada rasa sedikit asin dan gurih dari bumbu rempah-rempah.

Edi Cahyono (47) merupakan pengusaha krecek rambak sapi di Dusun Pudak Sari, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Pada momen lebaran ini produksi home industri krecek dan kerupuk rambak miliknya meningkat drastis.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Adi Sasono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help