Begini Cara dan Perjuangan Anak Muda Zaman Now Belajar Toleransi dan Gagasan Gus Dur

Gagasan luar biasa Gus Dur akan toleransi menarik perhatian anak muda zaman now dan merekapun berjuang menapaktilasi.

Begini Cara dan Perjuangan Anak Muda Zaman Now Belajar Toleransi dan Gagasan Gus Dur
SURYA/SUTONO
Rombongan Gusdurian Sumenep saat mengunjungi gereja GKJW (Greja Kristen Jawi Wetan) Jombang, Kamis (21/6/2018). 

GKJW Jombang secara institusi selalu terbuka bagi siapapun dan berusaha mengambil inisiatif untuk memperkuat kebhinekaan.

Kabupaten Jombang sendiri dikatakan merupakan salah satu contoh bagaimana keragaman dirawat dengan baik.

“Jombang ini mengklaim dirinya sebagai Kota Santri namun cukup banyak gereja di sini. Jumlahnya sekitar seratusan. Kami hidup berdampingan, saling menjaga dan menghormati,” tutur pendeta yang baru bertugas di GKJW November 2017.

Hal ini dibenarkan Aan Anshori, tokoh Jaringan Gusdurian Jawa Timur, saat memberikan pemantapan dalam forum tersebut. Pengajar Kelas Pemikiran Gus Dur ini mengapresiasi peserta yang tidak alergi datang ke gereja.

“Tidak mungkin kita mengaku bersaudara kalau tidak saling bersilaturahmi. Tapi masih juga banyak orang yang belum berani masuk ke gereja,” kata Aan yang mantan aktivis PMII.

Padahal, menurut Aan, keengganan mengenal kelompok yang berbeda seringkali mendorong naiknya kadar intoleransi dan memicu gesekan. Karenanya, sambung Aan, kunci aktivisme Gus Dur terletak pada silaturahmi.

Bagi hampir seluruh peserta, kunjungan ini pengalaman baru. “Ini pengalaman pertama saya masuk gereja dan menyantap suguhan orang Kristen. Ini luar biasa. Perasaan saya senang dan campur aduk,” ungkap Iim, peserta rombongan Sumenep. (Surya/sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help