Kampus di Surabaya

Cerita Norsienti, Jadi Calon Mahasiswa Unair demi Bisa Kembangkan Produk Dawet Daun Kelor

Jadi penggemar dawet, membuat Norsienti, alumnus SMA Muhammadiyah 10 Surabaya tak mau diam untuk berkreasi.

Cerita Norsienti, Jadi Calon Mahasiswa Unair demi Bisa Kembangkan Produk Dawet Daun Kelor
Istimewa
Norsienti alumni SMA Muhammadiyah 10 Surabaya pembuat dawet dari daun kelor 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Norsienti berhasil masuk sebagai finalis ajang pada Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia atau Expo Fiksi 2017 di Bandung dengan prodak Dawet Daun Kelornya.

Meski hanya menjadi finalis, semangat dan motivasi alumnus SMA Muhammadiyah 10 Surabaya ini tetap membara.

Dia yang kini jadi calon mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Bisnis jurusan Manejemen Universitas Airlangga (Unair) ingin terus belajar danmengembangkan produknya itu.

"Meskipun pada waktu itu saya harus puas di posisi finalis. Tapi saya berencana saat kuliah nanti akan saya kembangkan," ujar Norsienti alumnus SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Kamis (21/6/2018)

(Ratusan Orang Konvoi Keliling Monumen Bambu Runcing Surabaya Pakai Skateboard)

(Didistribusikan, Ribuan Kotak Suara Pilgub Jatim Basah Kuyup)

Diakuinya, ide dawet berbahan dasar daun kelor tersebut berawal dari kesukaanya meminum es dawet yang dijual di pasaran.

"Di pasar sering lihat daun kelor dijual murah meriah. Tapi jarang orang mau beli. Sekali beli di buat pelengkap sayur atau di kaitkan dengan sesuatu yang mistis" terangnya.

Menurutnya, ide daun kelor yang digunakan sebagai bahan minuman masih belum ada dipasaran.

(Diduga karena Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Jatuh Hingga Tewas di Jalan Babat Jerawat)

(PT KAI Segera Luncurkan Sebuah Mesin, Bisa Bikin Calon Penumpang Tak Perlu Pesan Tiket Lewat Online)

Penulis: Triana Kusumaningrum
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help