Lebaran 2018

Bolos Masuk Kerja, 13 ASN Pemkot Surabaya ini Terancam Penundaan Pangkat

Sanksi tegas diberikan kepada para ASN yang bolos masuk kerja di hari pertama paska libur panjang Lebaran.

Bolos Masuk Kerja, 13 ASN Pemkot Surabaya ini Terancam Penundaan Pangkat
hendra-skb.blogspot.com
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hari pertama masuk kerja paska libur panjang lebaran, ternyata cukup banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Surabaya yang bolos.

Tercatat 13 ASN bolos kerja, ada yang bolos sebelum libur lebaran dan hari pertama masuk kerja.

Mia Shanti Dewi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Surabaya mengatakan, 13 nama ASN yang bolos pada hari pertama masuk kerja, Kamis (21/6/2018) sudah diserahkan kepada inspektorat, untuk ditindaklanjuti.

"Setelah kita rekap, kita serahkan ke Inspektorat untuk ditindaklanjuti," ujarnya, Jumat (22/6/2018).

Baca: Hilang Sehari Jelang Lebaran, Bocah Bendul Merisi Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Tetangga

Dikatakan, para ASN Pemkot Surabaya yang bolos sehari sebelum libur lebaran di antaranya dari Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Sosial, Kecamatan Mulyorejo dan Puskesmas Dr Soetomo.

Sementara beberapa ASN Pemkot Surabaya yang bolos pada hari pertama kerja, Kamis (21/6) berasal dari beberapa dinas.

Seperti, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau, Dinas Pariwisata, Kelurahan Tambaksari, Dinas Sosial dan Kecamatan Bulak.

Baca: Air PDAM Terus-terusan Mampet, Ratusan Warga Surabaya Blokir Akses ke TPA Benowo

Saat dikonfirmasi, Sigit Sugiharsono, Kepala Inspektorat Kota Surabaya mengatakan sedang melakukan kroscek daftar ASN yang bolos.

"Sudah kami kirim surat ke masing masing OPD di mana mereka bekerja. Kami tanyakan alasan 13 personil ASN bolos dengan tembusan ke Bu Wali," terang Sigit.

Surat yang dikirim tersebut lanjut Sigit bertujuan sebagai dasar sanksi yang akan diambil atas tindakan dugaan indisipliner ASN.

Sanksi akan dilakukan setelah ada surat balasan dari masing masing OPD ASN tempat bekerja. Baru inspektorat mengambil tindakan sesuai dengan tingkat kesalahan.

Baca: Gara-gara Uang Rp 51 Ribu, Ibu di Malang ini Tega Aniaya Anak Kandungnya Hingga Tewas

Sigit menegaskan Pemkot Surabaya sudah menyiapkan sanksi jika ASN sengaja bolos kerja tanpa alasan yang jelas. Mulai sanksi ringat, sedang, hingga sanksi berat.

"Sanksi diberikam sesuai PP 53 Tahun 2010. Sanksi terberat bisa dengan penundaan pangkat selama setahun," tambah Sigit.

Bolos sebelum libur lebaran dan hari pertama masuk kerja bisa ditoleransi, jika memang sakit sehingga tak bisa bekerja. Ini harus dibuktikan dengan surat dokter, dan pihak pemkot akan melakukan klarifikasi dokter maupun instansi puskesmas atau rumah sakit yang mengeluarkan surat izin tersebut. (Surya/Pipit Maulidiya)

Baca: Adidas dan Puma, Sepatu Global Ternama yang Lahir Karena Pertengkaran Dua Saudara Kandung

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help