Laka di Bojonegoro Saat Lebaran Menurun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Satlantas Polres Bojonegoro merilis jumlah kecelakaan saat berlangsungnya operasi ketupat 2018.

Laka di Bojonegoro Saat Lebaran Menurun Drastis Dibanding Tahun Lalu
SURYA/M SUDARSONO
Petugas Satlantas Polres Bojonegoro saat di lokasi 9.0 Monitoring Center. 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Satlantas Polres Bojonegoro merilis jumlah kecelakaan saat berlangsungnya Operasi Ketupat Semeru 2018.

Pada arus mudik maupun arus balik lebaran Idul Fitri 1439 H ini, jumlah kecelakaan di kota ledre tersebut mengalami penurunan yang cukup siginifikan dibandingkan tahun lalu.

Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto mengatakan, jumlah angka kecalakaan menurun dibandingkan lebaran sebelumnya.

Hasil rekap satlantas, di hari ke 14 ops ketupat yaitu Rabu kemarin terjadi 17 kecelakaan, sedangkan di tahun lalu pada ops Ramadnia semeru ada 52 kejadian kecelakaan.

Baca: Promosikan Pantai Paseban, Pemuda Kencong Jember Jualan Kaos Ayo Segoroan Rek

"Ops ketupat tahun ini angka laka menurun, sangat drastis ya meski ops ketupat belum berakhir. Untuk hari kamis hingga minggu belum terekap," ujar Aris, Jumat (22/6/2018)

Perwira berpangkat tiga balok di pundak itu menjelaskan, dari jumlah laka lebaran tahun ini yang meninggal dunia satu orang, sama dengan tahun lalu.

Baca: Setahun Berlalu, Keluarga Julia Perez Blak-blakan Ekonomi Terkini hingga Total Biaya Pengobatan Dulu

Sedangkan untuk yang luka berat menurun dari tiga orang menjadi dua orang, dan luka ringan dari 106 orang menjadi 35 orang.

"Jumlah laka menurun, luka ringan dan luka berat juga menurun," pungkasnya.(nok)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help