Butuh Tambahan ASN, Pemkot Surabaya Sudah Ajukan pada Kementerian tapi Belum Ada Tanggapan

Pemerintah Kota Surabaya membutuhkan banyak ASN baru yang sebagian telah diajukan pada kementerian sejak awal tahun 2018.

Butuh Tambahan ASN, Pemkot Surabaya Sudah Ajukan pada Kementerian tapi Belum Ada Tanggapan
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini usai bertemu kepala sekolah se-Surabaya, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya membutuhkan banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) baru yang sebagian telah diajukan pada kementerian sejak awal tahun 2018.

Namun hingga saat ini belum ada informasi dari kementerian untuk penerimaan ASN baru menanggapi kebutuhan tersebut.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan kebutuhan ASN sangat banyak, sebagian yakni sejumlah 513 telah diajukan.

Baca: Ambil Sumpah ASN, Wali Kota Surabaya Risma Punya Permohonan Khusus untuk Para Guru

Sebagian besar kebutuhan adalah guru untuk SD dan SMP.

"Sebetulnya kebutuhannya mendesak, belum ada dari pusat, makanya saya sampaikan tolong aku dibantu, karena kami kurang. Terutama guru SD dan kelurahan," kata Risma, Senin (25/6/2018)

Kekurangan tersebut sebab setiap tahun jumlah guru yang pensiun mencapai 400 hingga 600 orang.

Baca: VIDEO: Pesan Wali Kota Risma pada ASN yang Baru Disumpah, Layani Warga hingga Tanamkan Toleransi

Risma menceritakan saat awal ia menjabat sebagai wali kota, jumlah ASN di Surabaya ada 21.000 dan setelah banyak yang pensiun saat ini tinggal 14.000an.

Begitupun dengan pegawai teknis yang bekerja di kecamatan dan kelurahan.

Selama ini kekurangan diisi dari berbagai pegawai dari dinas, namun hal tersebut justru menjadi masalah sendiri.

"Kekurangan itu sejauh ini kita ambil dari dinas, lah dinasnya teriak-teriak karena juga butuh," kata Risma.

Baca: Miyawaki Sakura Sempat di Peringkat Pertama Produce 48, Foto Lamanya Diperbincangkan Netizen Korea

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Penulis: Nurul Aini
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help