Bermain Perahu, Siswa SMA Muhammadiyah yang Cerdas dan Hafal Alquran ini Tewas Mengenaskan

Nasib tragis dan mengenaskan dialami siswa cerdas SMA Muhammadiyah ini saat asyik bermain perahu.

Bermain Perahu, Siswa SMA Muhammadiyah yang Cerdas dan Hafal Alquran ini Tewas Mengenaskan
SURYA/SUGIYONO
Jasat Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Salman Nahari saat dievakuasi tim gabungan setelah ditemukan mengambang di Sungai BGS, Rabu (27/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Salman Nahari (17), siswa kelas 2 Gresik'>SMA Muhammadiyah 1 Gresik tewas tenggelam di Bendung Gerak Sembayat (BGS), Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, akibat bermain di perahu drum bekas.

informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tragis tersebut bermula ketika Salman, warga Desa Dukunanyar Kecamatan Dukun, sedang bermain bersama empat temannya di tepi sungai BGS sebelah barat.

Empat temannya yaitu Alam Samsudin, Imam Uslahudin dan Dias Ardiansyah. Keduanya bermain naik perahu yang terbuat dari drum bekas pada Selasa (26/6/2018), pukul 17.00 WIB.

Kemudian, Salman dan seorang temannya naik ke perahu yang terbuat dari drum bekas itu. Dia bermaksud mengayuh perahu dengan sampan.

Baca: Ditinggal Nyoblos ke TPS, Rumah di Kota Banyuwangi Terbakar

Namun, sampan yang dipasang terlepas, kemudian Salman berusaha mengambil sampan, tapi yang terjadi malah tercebur ke sungai.

Salah satu temannya yang ada di perahu sudah berusaha menolong dengan cara menarik kedua tangan Salman. Tapi ternyata tidak mampu.

Akibatnya, Salman hanyut dan tenggelam ke dasar sungai BGS. Tiga temannya berusaha mencari dengan melaporkan ke warga sekitar.

Tapu karena waktu sudah menjelang malam, sehingga pencarian dilanjutkan Rabu (27/6/2018), bersama tim badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Satpol Air Polres Gresik, MDMC dan Basarnas Surabaya.

Baca: Amankan Coblosan Pilgub Jatim, Polisi Berpangkat Aiptu di Surabaya Meninggal Dunia

Pihak keluarga yang mendapat kabar duka bahwa Salman tenggelam di BGS langsung berdatangan ke tepi Sungai untuk menunggu proses pencarian oleh tim gabungan.

Keluarga merasa sangat kehilangan salah satu anggota keluarga yang jumlahnya 11 orang. "Salman ini anak kembar laki - laki dan perempuan. Dia anak yang ke sepuluh," kata Aris Syamsuddin (38), kakak Salman saat ditemui di tepi sungai BGS.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved