Pilkada Jombang

Pilbup Jombang 2018, Timses Mundjidah-Sumrambah Klaim Menang di Hampir di Semua Kecamatan

-Timses pasangan calon bupati-wakil bupati Jombang nomor urut 1, Mundjidah Wahab-Sumrambah mengklaim jagonya menang

Pilbup Jombang 2018, Timses Mundjidah-Sumrambah Klaim Menang di Hampir di Semua Kecamatan
istimewa
Mundjidah Wahab didampingi Sumrambah (berpeci) terima rekom dari Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Timses pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Jombang nomor urut 1, Mundjidah Wahab-Sumrambah mengklaim jagonya menang pada hampir seluruh 21 kecamatan di Kabupaten Jombang.

Hal itu berdasarkan penghitungan atau 'real count' yang dilakukan tim pemenangan paslon yang diusung PPP, Partai Demokrat, Partai Gerindra dan parpol nonparlemen Perindo.

Sekretaris Tim Pemenangan Mundjidah-Sumrambah mengungkapkan, kepastian kemenangan paslon nomor urut 1 itu berdasarkan data dari masing-masing saksi tim Mundjidah-Sumrambah yang ditugaskan di 2.247 TPS.

"Hasil akhir penghitungan tersebut, pasangan kami, paslon nomor urut 1 Mundjidah-Sumrambah, memperoleh 303.182 suara atau sekitar 48,72 persen," kata Sekretaris Tim Pemenangan Mundjidah-Sumrambah, Jakfar Sodiq kepada Surya, Kamis (28/6/2018).

Baca: Polisi Tunggu Tim Labfor untuk Pastikan Penyebab Kebakaran Gudang Bahan Kimia di Sidoarjo

Dari data di yang dihimpun para saksi itu, yang memperoleh raihan suara di urutan kedua adalah pasangan nomor urut 2, Nyono Suharli-Subaidi Muhtar. Perolehan suaranya 214.207 atau 34,42 persen.

Sedangkan juru kunci adalah paslon nomor urut 3, M Syafiin-Choirul Anam (Syahrul) yang meraih 107.698 suara atau 17.31 persen suara.

"Jadi pasangan Mundjidah-Sumrambah menang dengan raihan 48 persen dari total suara sah," tandas Jakfar Sodiq, yang juga Sekretaris DPC PPP Jombang tersebut.

Jakfar mengatakan, dari 21 kecamatan yang ada di Jombang, hampir seluruhnya dimenangkan oleh pasangan nomor urut satu tersebut.

Paslon Nyono-Subaidi hanya menang di lima kecamatan yang berada di wilayah utara Sungai Brantas. Yakni Kecamatan Kabuh, Plandaan, Kudu, Ploso dan Ngusikan. Itu pun, menurut Jafar, Nyono menang tipis.

"Meskipun sudah pasti menang, kami tetap menunggu hasil perhitungan resmi yang bakal dikeluarkan versi KPU Jombang," ujar Jakfar.

Baca: Jerman Tersingkir dari Piala Dunia, IG Roy Kiyoshi Diserbu Netizen, Soal Ramalan Ramai Disebut


Tim pemenangan Nyono-Subaidi belum merespon klaim tim Mundjidah-Sumrambah yang menyatakan pihaknya menang secara real count tersebut.

Sekretaris tim Nyono-Subaidi, Surahmad Abas, saat dihubungi lewat sambungan ponsel tidak merespon, meski ada tanda masuk, Kamis (28/6/2018).

Sehari sebelumnya, Rabu (26/6/2018), Surahmad mengklaim, berdasarkan perhitungan yang dilakukan timnya, paslon Nyono-Subaidi memenangi pilkada, meskipun belum semua suara masuk.

Pilkada Jombang diikuti tiga paslon. Masing-masing, paslon nomor urut 1, Mundjidah Wahab-Sumrambah yang diusung PPP (4 kursi), Partai Demokrat (6 kursi) serta Partai Gerindra (2 kursi). Selain itu didukung partai nonparlemen, Perindo.

Baca: SBY Kirimkan Karangan Bunga Ucapan Selamat untuk Khofifah

Kemudian nomor urut 2, pasangan Nyono Suharli-Subaidi Mukhtar. Pasangan tersebut diusung Partai Golkar (7 kursi), PKB (8 kursi), PKS (5 kursi), Partai Nasdem (4 kursi) dan PAN (3 kursi).

Terakhir atau paslon nomor urut 3, M Syafiin-Choirul Anam diusung PDIP (9 kursi) dan Partai Hanura (2 kursi). Syahrul juga didukung partai nonparlemen, PKPI dan PBB.

Sementara jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Pilbup Jombang mencapai 998.463 orang. Terdiri dari 496.949 laki-laki dan 501.514 perempuan. Sedangkan jumlah TPS di 306 desa dan kelurahan sebanyak 2.147 buah.(Surya/sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help