Home »

Techno

» News

Kampus di Surabaya

Tim Ichiro ITS Dapat Penghargaan dari Kemenpora, Dosen Pembimbing: Senang tapi ini Bukan Akhir

Tim Ichiro Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya baru saja menjuarai kompetisi robot soccer tingkat dunia RoboCup 2018 di Montreal, Kanada.

Tim Ichiro ITS Dapat Penghargaan dari Kemenpora, Dosen Pembimbing: Senang tapi ini Bukan Akhir
ISTIMEWA
Tim Ichiro ITS bersama Asrorun Ni’am Sholeh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Kemenpora 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Ichiro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya baru saja menjuarai kompetisi robot soccer tingkat dunia RoboCup 2018 di Montreal, Kanada, dalam kategori Humanoid League Teensize Soccer Competition.

Pada Selas (26/6/2018) sore, setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Indonesia, Tim Ichiro ITS Surabaya mendapat sambutan kehormatan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Dr H Asrorun Ni’am Sholeh MA.

Asrorun menjelaskan alasan Menpora Imam Nahrawi saat itu tidak bisa hadir langsung pada acara penyambutan dan pemberian penghargaan “Pemuda Hebat Indonesia 2018” kepada Tim Ichiro.

Baca: Kemenpora Berikan Penghargaan pada Tim Ichiro ITS Usai Berhasil Jadi Juara Kejuaraan Robot Dunia

“Pak Menteri (Menpora) dalam posisi sakit, beliau menyampaikan salam dan meminta saya untuk mewakili beliau,” ujar Asrorun Ni’am Sholeh, melalui rilis Jumat (29/6/2018).

Sementara itu, dosen pembimbing Tim Ichiro, Muhtadin mengungkapkan kegembiraannya.

"Setelah menang, Tim Ichiro memang sangat bangga, namun di balik itu, sebenarnya ini bukan akhir dari perjuangan Tim Ichiro," tuturnya.

Baca: Audisi KDI 2018 akan Digelar di Surabaya, Simak Nih Jadwal Serta Cara Dapatkan Formulirnya!

Karena mereka masih ada lomba tingkat nasional di Yogyakarta pada juli nanti, dan menurutnya, mempertahankan juara merupakan proses yang sulit.

“Ketika mendapatkan penghargaan seperti ini, kita terus terang merasa senang. Karena perjuangan ketika di Montreal, Kanada terbilang cukup berat,” ujar dosen Teknik Sistem Komputer itu.

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Penulis: Triana Kusumaningrum
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help