Banjir Bandang Banyuwangi

Kemensos Bantu Tangani Banjir Bandang Banyuwangi

Kementerian Sosial ikut membantun penanganan pasca banjir di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Kemensos Bantu Tangani Banjir Bandang Banyuwangi
TRIBUNJATIM/IST
Akibat banjir bandang yang menerjang Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Kementerian Sosial ikut membantun penanganan pasca banjir di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

”Kami ingin bersama-sama ikut membantu para warga yang terdampak banjir. Kita bantu kebutuhan pangan, sandang, maupun papannya,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat,saat bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas, Senin (2/7).

Harry menjelaskan, Kemensos telah menurunkan bantuan untuk korban banjir di Banyuwangi sinergi dengan Dinsos Provinsi Jatim, dan Dinsos Banyuwangi. Mulai dari penyiapan dapur umum, hingga bantuan logistik dan perlengkapan.

”Kami sudah kirim bantuan logistik Rp489 juta. Juga ada bantuan perlengkapan Rp663 juta. Jika ada alat yang kurang, bisa kami tambah agar pembersihan lokasi dan rumah-rumah warga segera rampung. Bahkan, kami siap bantu untuk isi kebutuhan dasar terkait isi hunian rumah,” imbuhnya.

Baca: Besok SBMPTN Diumumkan, Inilah yang Harus Diperhatikan Semua Peserta Tes

Harry juga mengapresiasi kebijakan Bupati Banyuwangi yang tanggap bencana dengan menerbitkan Surat Pernyataan Tanggap Darurat Bencana secara cepat. Sejak banjir terjadi pada 22 Juni, surat itu telah diterbitkan pada 23 Juni.

“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat Pak Bupati mengeluarkan pernyataan tanggap darurat dengan cepat. Bahkan, saat dievaluasi masih kurang juga langsung diperpanjang hingga 6 Juli nanti. Ini bukti bahwa kabupaten punya komitmen tinggi terhadap masalah ini,” kata Harry.

Selain itu, ketanggapan ribuan warga dan ratusan relawan Banyuwangi yang kompak dan responsif membantu penanganan banjir bandang mendapat acungan jempol dari Harry.

“Ini menunjukkan kalau warga Banyuwangi kompak, semua saling bantu menangani banjir ini,” kata Harry.

Bupati Azwar Anas berterima kasih kepada Kemensos yang memberi perhatian pada warga terdampak banjir Banyuwangi.

Baca: Video Viral Raja Sengon dari banyuwangi Ternyata Hanya Bahan Candaan Saja

”Komitmen pemerintah pusat luar biasa untuk membantu daerah. Gotong royong semua pihak, dari pusat, provinsi, kabupaten, hingga seluruh relawan luar biasa. Saya atas nama masyarakat Banyuwangi sungguh berterima kasih,” ujarnya.

Anas menambahkan, Pemkab Banyuwangi telah mengucurkan dana sedikitnya Rp1,2 miliar untuk kegiatan penanganan banjir.
“Kami akan melihat progress di lapangan, tidak menutup kemungkinan anggaran itu ditambah,” ujarnya.

Anggaran itu digunakan untuk kegiatan seperti pengerukan dan pengangkutan lumpur, normalisasi jaringan air dan drainase, penyediaan air bersih, dan pendirian dapur umum.

Baca: Kunjungi Untag, Putri Indonesia Bagi Tips Kecantikan

Saat ini, penanganan pasca banjir terus dilakukan. Progress pekerjaan pengerukan dan pengangkutan material lumpur pasir di jalan utama telah mencapai 75 persen dari target pekerjaan.

“Lebih dari 90 persen lumpur sudah berhasil dibersihkan. Dari 428 rumah yang kemasukan lumpur, tersisa hanya 20 rumah yang belum bisa ditempati. Pekerjaan normalisasi drainase dan jaringan irigasi juga terus dikerjakan,” imbuh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Fajar Suasana. (haorrahman)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help