Pembunuhan Anak Punk di Jombang, Polisi Sita Kaos 'Bonek', 7 Pelaku Buron

pembunuhan anak punk bernama Mario Fikri (15) warga Desa Bolongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Polres Jombang

Pembunuhan Anak Punk di Jombang, Polisi Sita Kaos 'Bonek', 7 Pelaku Buron
Surya/Sutono
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satrekrim Polres Jombang Iptu Retno Dwi Suharti membeber kaus bonek sebagai salah satu barang bukti pembunuhan anak punk. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Selain menangkap empat tersangka pelaku pembunuhan anak punk bernama Mario Fikri (15) warga Desa Bolongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Polres Jombang juga menyita sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut.

Barang bukti itu diantaranya beberapa kayu sepanjang satu meter dan besi, serta sebuah kaos warna hijau dengan tulisan bonek. Kaos tersebut diduga dipakai korban saat kejadian.

“Sedangkan kayu dan besi diduga digunakan para tersangka untuk memukuli korban beramai-ramai," kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi kepada Surya (tribunajtim.com), Senin (2/7/2018).

Baca: Siti Badriah Hadir di Nikahan Adzana Bing Slamet, Sosok Pria yang Digandengnya Jadi Sorotan, Siapa?

Selain itu, lanjut Gatot, polisi menyita sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa nopol. Motor itu diduga digunakan membuang korban di depan ruko kosong Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Barang bukti lainnya, dua buah kaleng bekas minuman keras, dua tutup botol, satu kalung, satu gelang, dua buah cincin, satu anting lidah, celana pendek warna hitam.

Diberitakan, Polres Jombang meringkus 4 tersangka pembunuh anak punk yang ditemukan tergeletak di depan pertokoan Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Minggu (1/7/2018).

Adapun empat tersangka pembunuh yang ditangkap masing-masing inisial NA (17), warga Madura, KS (16) warga Gresik, WK (17) warga Mojoagung Jombang, dan Jh (19) warga Mojowarno Jombang.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi mengungkapkan, pembunuhan dilakukan 11 orang, namun yang tujuh orang masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi.

Diungkapkan Gatot, berdasarkan pemeriksaan terhadap para tersangka, remaja punk bernama Fikri dibunuh dengan cara dikeroyok 11 orang.

Bermula dari pesta miras bersama korban dan para tersangka di tepi sungai Desa Japanan Kecamatan Mojowarno pada Jumat malam (29/6/2018).

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help