Pilpres 2019

Pengamat: Suara Khofifah Membuat Jokowi Lebih "Aman" di Jawa Timur saat Pilpres 2019, Jika . . .

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak unggul versi quick count.

Pengamat: Suara Khofifah Membuat Jokowi Lebih
TribunSolo
Khofifah dan Jokowi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak unggul versi quick count di Pilgub Jatim 2018.

Usai unggul, Khofifah sempat mengungkapkan bahwa dirinya juga akan memenangkan Joko Widodo untuk Pilpres 2019 mendatang.

Melihat hal tersebut, pakar politik Universitas Brawijaya Malang, Wawan Sobari mengatakan memang hal itu menjadi manuver politik dari Khofifah.

Namun, untuk membawa suara Khofifah dari Jawa Timur untuk Pilpres, itu tak bisa serta merta.

Menangi Quick Count, Khofifah Langsung Bentuk Tim Transisi Libatkan Para Akademisi ini )

"Khofifah tak punya kendali otomatis terhadap sekitar 53 persen pemilihnya di Jawa Timur ," ujar Wawan Sobari kepada TribunJatim.com, Selasa (3/7/2018).

Selain Itu, ada faktor lain yang menurut Wawan Sobari, yang membuat Khofifah tak bisa mengendalikan pemilihnya, Ya Itu dari segi figurnya.

"Karena figur Jokowi berbeda dari figur Khofifah," jelas Ketua Program Studi Magister Ilmu Sosial FISIP Universitas Brawijaya itu.

Namun, jika Khofifah bisa merekonsiliasi pendukungnya, itu akan membuat suara Jokowi lebih aman di Pulau Jawa.

AHY Ucapkan Selamat, Khofifah: Kontestasi Pilgub Sudah Selesai Saatnya Kontestasi Prestasi )

"Selama Ini, berdasarkan survey suara Jokowi di Pulau Jawa masih belum aman, terutama di Jawa Barat," jelasnya.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved