Hasil Rekap KPU Kota Kediri Abdullah Abu Bakar - Lilik Muhibbah Raih 85.628

KPU Kota Kediri telah menyelesaikan hasil rekapitulasi perolehan suara peserta Pilwali Kota Kediri, Kamis (5/7/2018).

Hasil Rekap KPU Kota Kediri Abdullah Abu Bakar - Lilik Muhibbah Raih 85.628
(Surya/Didik Mashudi)
Saksi menandatangani hasil rekapitulasi suara pilwali disaksikan Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik Kamis (5/7/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - KPU Kota Kediri telah menyelesaikan hasil rekapitulasi perolehan suara peserta Pilwali Kota Kediri, Kamis (5/7/2018).

Hasil rekap ini tidak berbeda dengan hasil real count yang dilakukan masing-masing pasangan calon.

Pemenang Pilwali Kota Kediri pasangan nomor 2, Abdullah Abu Bakar - Lilik Muhibbah. Pasangan petahana ini pada pilwali meraih 85.628 suara.

Sedangkan pasangan nomer 1 Aizzudin - Sudjono Teguh Wijaya mendapatkan 29.839 suara dan pasangan nomer 3 dr Samsul Ashar - Teguh Juniadi meraih 32.749.

Proses rekapitulasi suara juga berlangsung lancar tidak ada interupsi dan proses. Ketiga saksi dari pasangan calon yang hadir telah membubuhkan tanda tangannya di tabel hasil rekapitulasi suara.

Baca: Rumah Selalu Tertutup, Pelaku Teror Bom di Pasuruan Tak Dikenal Warga

Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik menjelaskan, perolehan suara terbanyak diperoleh pasangan nomer urut 2. Selanjutnya urutan kedua pasangan nomer urut 3 dan urutan ketiga pasangan nomer urut 1.

"Allhammdulilah partisipasi pemilih di Kota Kediri meningkat bisa menembus angka 78 persen. Pada Pilwali sebelumnya partisipasi pemilih 74 persen," jelasnya.

Diungkapkan, hingga pelaksanaan coblosan usai pihak Bawaslu Kota Kediri juga tidak menemukan adanya laporan money politic.

"Tanpa money politic tingkat kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi memilih masih tetap tinggi," ungkapnya.

Agus Rofik berharap ke depan diharapkan angka partisipasi memilih pada pemilihan legislatif dan pilpres masih tetap tinggi.

Baca: PWI Lamongan Kecam Aksi Pengeroyokan Terhadap Wartawan di Jember

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help