OTT KPK di Jatim

Pimpinan Ditahan KPK, ASN Dinas PUPR Tulungagung Sempat Terpukul

KPK terus memeriksa saksi-saksi, terkait dugaan keterlibatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung

Pimpinan Ditahan KPK, ASN Dinas PUPR Tulungagung Sempat Terpukul
SURYA/DAVID YOHANES
Penyidik KPK saat menggeledah rumah Sutrisno, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Selasa (3/7/2018) di Jalan Raya Jeli, Kecamatan Karangrejo. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa saksi-saksi, terkait dugaan keterlibatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Sutrisno, dalam dugaan suap proyek peningkatan jalan.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung, Indra Fauzi mengatakan, perkara korupsi yang ditangani KPK ini sempat membuat para ASN di Dinas PUPR terpukul.

Secara psikologis, para ASN di dinas ini sangat terpengaruh.

Namun Indra mengaku sudah mengumpulkan para ASN dan memberikan motivasi.

Baca: Airlangga Ucapkan Selamat untuk Khofifah, Golkar Kawal Pemerintahan Khofifah - Emil

Menurutnya, pelayanan harus tetap berjalan.

Sebab jika semua takut bekerja, maka masyarakat yang akan jadi korban.

“Misalnya jangan ada taman-taman yang kotor karena kasus ini. Semua pelayanan harus tetap berjalan,” tegasnya Indra, Kamis (5/7/2018).

Namun Indra tidak bisa menjelaskan, seputar proyek-proyek di Dinas PUPR.

Termasuk pelaksanaan lelang proyek-proyek fisik dan pengadaan di dinas ini.

"Soal lelang saya belum memantau. Mungkin bisa langsung tanya ke ULP," ujarnya.

Secara umum perkara di Dinas PUPR tidak sampai memberikan dampak yang meluas ke dinas-dinas lain.

Baca: Inilah Kronologi Ledakan Bom Rakitan di Pasuruan

“Asal semua on the track tidak ada masalah. Kejadian ini tidak sampai menurunkan semangat kerja,” ujar Indra.

Indra pun memastikan, semua program di semua dinas akan berjalan normal.

Semua dinas juga diminta tidak takut menjalankan rencana kerja yang sudah ada.

Sebab jika tidak dilaksanakan justru salah. (David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help