Kelebihan Pasokan, Perusahaan Semen Domestik Lakukan Penguatan Industri Turunan

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, konsumsi semen selama lima bulan pertama di tahun 2018 sebesar 72 ton.

Kelebihan Pasokan, Perusahaan Semen Domestik Lakukan Penguatan Industri Turunan
Istimewa/Tribunnews
Semen Gresik, salah satu anak usaha PT Semen Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasar semen domestik saat ini tengah mengalami kelebihan pasokan.

Pasalnya, berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, konsumsi semen selama lima bulan pertama di tahun 2018 sebesar 72 ton.

Sementara kapasitas semen yang terpasang di industri semen mencapai 107 juta ton.

Kepala Biro Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono mengungkapkan, bukan hanya masalah kelebihan pasokan semen saja, permasalahan industri semen lainnya adalah adanya kenaikan harga batu bara.

Baca: Target Ekspor Mebel 2019 Mencapai USD 5 Miliar, HIMKI: Masih Sulit dan Banyak Kendala

"Sehingga mengakibatkan kenaikan biaya produksi, karena sebesar 30 persen cost manufacturing untuk membeli bahan baku batu bara," jelasnya kepada TribunJatim.com, Kamis (5/7/2018).

Kendati begitu, untuk menghadapi kondisi kelebihan pasokan, Sigit mengatakan, pihak Semen Indonesia (SMGR) telah menyiapkan beberapa strategi.

Di antaranya, penguatan industri turunan semen seperti beton, precast, dan board.

Baca: Pasca Lebaran, Tren Gadai Barang Emas hingga Perabotan Elektronik Mulai Bergeliat Kembali

"Kami juga akan meningkatkan daya saing melalui berbagai produk dan layanan dalam Semen Indonesia Total Solutions," katanya.

Tahun ini, lanjutnya, pihaknya juga akan lebih memperkuat pasat ekspor dengan membuka market baru di beberapa negara.

"Seperti Filipina, Australia, dan juga beberapa negara lain," tukasnya.

Baca: Samsung Electronics Indonesia Inovasikan IoT Lewat Mesin Cuci hingga Vacuum Cleaner

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help