Beberapa Wilayah Indonesia Alami Suhu Terendah hingga Tanaman Diselimuti Es, Ternyata ini Sebabnya

Beberapa wilayah mengalami penurunan suhu yang begitu signifikan. Kejadian ini terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Beberapa Wilayah Indonesia Alami Suhu Terendah hingga Tanaman Diselimuti Es, Ternyata ini Sebabnya
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Tanaman pertanian di desa Sembungan Kejajar Wonosobo terkena embun beku. 

Saat dihubungi Kompas.com, Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan, wilayah Indonesia memang rentan terhadap perubahan iklim atau cuaca.

Baca: Tunjukkan Kemampuan, Lee Chae Yeon Produce 48 Dinilai seperti Penari Profesional daripada Idol

Saat ini, Indonesia juga memasuki puncak musim kemarau pada Juli hingga Agustus.

Informasi yang sama disampaikan melalui akun resmi Twitter BMKG, @infoBMKG.

"Menurut Kepala Bagian Humas #BMKG Hary Tirto Djatmiko, Indonesia mengalami puncak musim kemarau pada Juli sampai Agustus ini. Dengan indikator aktifnya monsun Australia, Indonesia mendapatkan pengaruh dari aliran massa dingin dari Australia yang menuju ke Asia," demikian twit @infoBMKG.

Aliran massa tersebut menyebabkan perubahan suhu menjadi lebih dingin di sejumlah wilayah di Indonesia yang berada di sebelah selatan garis khatulistiwa.

Baca: 10 Potret Tzuyu TWICE, Pesonanya Sampai Bikin Seorang Fotografer Bengong, Pose Mana Favoritmu?

Daerah tersebut antara lain Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

BMKG juga menyebutkan bahwa saat ini merupakan puncak musim kemarau yang ditandai dengan suhu yang lebih dingin, dan angin lebih kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi udara dingin yang terjadi di beberapa daerah ini.

Hal tersebut juga dijelaskan oleh peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jawa Barat Muhamad Iid Mujtahiddin.

Baca: Nekat Melawan dengan Senjata Tajam saat akan Ditangkap, Begal Sadis di Lamongan Dilumpuhkan Polisi

Muhamad Iid mengatakan kondisi dingin ini lebih dipengaruhi oleh musim dingin di Australia.

Halaman
1234
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help