Pasar Properti Melambat, Pondok Tjandra Percaya Diri Pasarkan Produk Premium Seharga Miliaran

Pengembang properti PT Pondok Tjandra Indah berani meluncurkan produk baru kluster perumahan segmen menengah ke atas disaat pasar melambat.

Pasar Properti Melambat, Pondok Tjandra Percaya Diri Pasarkan Produk Premium Seharga Miliaran
SURYA/SRI HANDI LESTARI
Jenny Sugiharto, Direktur Utama PT Pondok Tjandra Indah (ketiga dari kanan) usai melakukan penandatangan MoU PT Pondok Tjandra Indah dengan Lead Agents, Kamis (5/7/2018) di Surabaya. 

TRIBUNJATIM,COM, SURABAYA - Pengembang properti PT Pondok Tjandra Indah meluncurkan produk properti baru berupa kluster perumahan segmen menengah ke atas.

Jenny Sugiharto, Direktur Utama PT Pondok Tjandra Indah mengatakan, pihaknya optimis pasar menengah ke atas di Surabaya bahkan Jawa Timur masih cukup tinggi.

"Pasar properti memang melambat. Tapi kami masih optimis kebutuhan rumah menengah ke atas di kawasan yang kami kembangkan masih menarik," ujarnya, saat Signing atau penandatanganan MoU PT Pondok Tjandra Indah dengan Lead Agents, Kamis (5/7/2018).

Menurut Jenny, saat ini pengembangan dan penjualan properti harus dilakukan secara kreatif dan menampilkan produk yang unik dan menarik. Mulai dari harga, lokasi dan produk bangunan.

"Bagi Pondok Tjandra Indah sudah diketahui bila kami punya lokasi proyek yang sudah berkembang. Akses jalan raya dan tol juga sudah ada. Sehingga kami yakin produk baru akan menjadi incaran bagi konsumen," lanjutnya.

Produk baru Pondok Tjandra Indah yang membidik segmen menengah ke atas cenderung premium adalah kluster Pondok Tjandra New Phase. Dengan harga yang ditawarkan mulai Rp 2 miliar. Jumlah unit yang disiapkan sebanyak 750 unit.

"Tapi beragam ya, tidak hanya Rp 2 miliar semua, tapi ada yang dibawahnya ada yang diatasnya. Yang pasti produk premium yang akan memberi nilai lebih bagi konsumen yang jadi end user maupun investor," ungkap Jenny.

Lokasi properti yang berada di Nol Jalan Raya MERR Surabaya, juga menambah nilai strategis yang bisa menjadi daya tarik para agent maupun investor untuk berinvestasi.

"Tingginya kenaikan harga properti di kawasan MERR juga menjadi sebab sekaligus fenomena yang tidak dapat dipungkiri, cluster baru kami nanti bisa terjual dalam waktu yang singkat," tegasnya.

Adapun dalam jangka pendek ini, Jenny menyebut pihaknya mencanangkan 100 persen cluster baru bisa terjual habis setelah diluncurkan hingga akhir tahun ini. (Surya/Sri Handi lestari)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help