2 Tahun usai Bunuh Tetangganya Selalu Lolos, Aksi Sianto Terungkap Karena Ocehan

Dalam semalam Polres Pasuruan berhasil mengungkap tiga kasus, salah satunya kasus pembunuhan sadis.

2 Tahun usai Bunuh Tetangganya Selalu Lolos, Aksi Sianto Terungkap Karena Ocehan
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono menunjukkan para pelaku kejahatan yang diungkap dalam semalam, Jumat (6/7/2018) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengungkap tiga kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya dalam semalam.

Ketiga kasus tersebut adalah pencurian dengan kekerasan (curas), pembunuhan, dan bantuan aksi kejahatan alias turut serta.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono langsung memimpin rilis hasil ungkap ini, Jumat (6/7/2018) malam.

"Allhamdulillah. kemarin anggota di lapangan berhasil ungkap tiga kasus sekaligus. Ada tiga tersangka yang berhasil kami amankan dari tiga kasus kejahatan ini," katanya, kepada wartawan.

Menurutnya, untuk kasus curas, pihaknya mengamankan Sianto warga Dusun Mangu, Desa Pusungmalang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Dia terlibat kasus curas pada 5 April 2018.

Ceritanya, saat itu tersangka menghadang korbannya. Setelah korbannya berhenti, pelaku dan dua temannya yang masih dalam pengejaran ini mengancam akan menghunusnya dengan parang.

Bahkan, ia tidak segan akan menghabisi korban juga tidak menuruti permintaannya.

"Korban ketakutan dan akhirnya menyerahkan pikap miliknya dan beberapa benda berharga miliknya. Korban ditinggal di lokasi kejadian, dan pelaku ini bersama dua temannya melarikan diri," tambahnya.

Hasil pemeriksaan, ternyata yang Sianto si pelaku Curas ini juga sempat terlibat kasus pembunuhan. Dia membunuh tetangganya di tahun 2016 lalu. Ia membacok korbannya saat bangun tidur.

"Penyebabnya hanya sakit hati saja. Pelaku merasa kecewa dan marah dengan korban. Akhirnya dia nekat membacok korbannya hingga meninggal dunia," tambahnya.

Mantan Kapolres Lumajang ini pun menyampaikan, untuk kasus satunya adalah kasus penadah. Dua orang diamankan dalam kasus ini. Mereka adalah Nadir, dan Randi Eka Saputra.

"Kami akan kembangkan kasus ini. Prinsipnya, apapun kasus kejahatan akan kami ungkap dan tindak tegas. Kami akan lakukan segala cara untuk menjaga kondusifitas situasi kamtibmas agar tetap aman dan terkendali," pungkasnya. (Surya/Galih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help