Awalnya Untuk Karapan Sapi, Stadion Gelora Bangkalan Kini Venue Indonesia Soccer Academy

Kualitas rumput membuat Stadion Gelora Bangkalan (SGB) jadi daya tarik menggelar pertandingan. Padahal dulunya untuk karapan sapi.

Awalnya Untuk Karapan Sapi, Stadion Gelora Bangkalan Kini Venue Indonesia Soccer Academy
SURYA/AHMAD FAISOL
Pembukaan kick off Anniversary Cup 218 ISA di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (7/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Stadion Gelora Bangkalan (SGB) di Jalan Soekarno-Hatta dikenal dengan kualitas rumputnya. Sejajar dengan rumput Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali dan stadion nasional Geloran Bung Karno.

SGB awalnya bernama Stadion Kerrap (balap). Diperuntukkan sebagai arena pacu Karapan Sapi. Dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Bangkalan J Soedjaki (1971-1982).

Seiring berjalannya waktu, stadion mulai menjadi lapangan multifungsi. Sebagai sarana olah raga dan Kerapan Sapi.

Hingga akhirnya direhab total dan diresmikan sebagai SGB oleh Bupati Bangkalan RKH Fuad Amin pada 18 Nopember 2012.

Baca: Kuburan bagi Tiga Negara Peraih Gelar Juara Piala Dunia Bernama Kazan Arena

Saat ini, Stadiun Gelora Bangkalan yang bertaraf nasional ini menjadi venue Anniversary Cup 2018 Indonesia Soccer Academy (ISA).

Festival Sepak Bola Usia Dini berskala nasional itu berlasung selama dua hari, Sabtu (7/7/2018) dan Minggu (8/7/2018).

Sebanyak 24 tim dari berbagai akademi sepakbola usia dini yang hadir, merasakan betul kualitas rumput SGB.

Seperti diungkapkan salah seorang Ofisial Tim Mandala United Denpasar, Imam Bahrowi. Menurutnya, SGB menjadi venue terbaik selama pelaksanaan event Anniversary Cup ISA.

"Rumput di sini paling bagus. Namun sayang, fasilitas pendukung seperti toilet dan air kurang diperhatikan," singkat Imam.

Baca: Indonesia Open 2018 - Marcus/Kevin Lolos Semifinal Lewat Drama Comeback Menegangkan

Kualitas mentereng rumput SGB akhirnya sampai juga di telinga pelatih Timnas U-19 Indra Sjahfri. Coach Indra membawa timnya untuk laga uji coba dengan Tim Pra PON Jatim (Perseba Bangkalan) pada Februari 2014.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help