Bahaya Kanker Usus Besar, Lalukan Pemeriksaan Sedini Mungkin

Kanker usus besar banyak menyerang usia 40 tahun ke atas dan kerap baru diketahui saat sudah parah.

Bahaya Kanker Usus Besar, Lalukan Pemeriksaan Sedini Mungkin
Ilustrasi kanker usus besar 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Nurul Aini.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kanker usus besar banyak menyerang usia 40 tahun ke atas dan kerap baru diketahui saat sudah parah.

Tercatat sembilan dari 10 penderita kanker usus besar atau kanker kolorektal adalah mereka yang sudah lanjut usia atau di atas 40 tahun.

Sebagian penderita memiliki riwayat keluarga penderita kanker usus besar.

Serta rata-rata dari mereka baru menyadari menderita kanker usus setelah kondisi agak parah.

Dr. Made Putra Sedana, Sp. PD.KHOM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Dalam dan Kanker Adi Husada Cancer Center (AHCC) berbagi cara mendeteksi kanker usus besar sejak dini.

Waspadai Kanker Usus Besar yang Diidap Ayah Kiki Amalia, Kenali Perbedaan Gejalanya dengan Wasir! )

"Gejalanya tidak khas, jadi kita harus mengetahui dan peka jika memiliki keluarga dengan riwayat kanker usus besar," kata dr Made, usai mengisi Simposium Tata Laksana Kanker Kolorektal Stadim Akhir, Sabtu (7/7/2017).

Deteksi awal dapat dilakukan adalah pemeriksaan feses, dengan kolonoskopi yang dapat dilakukan setiap tiga tahun.

"Kalau pemeriksaan pertama hasilnya normal gak ada apa-apa, nanti tiga tahun kolonoskopi lagi," kata Made.

Jika ditemukan sel-sel abnormal, maka harus dilakukan tindakan selanjutnya untuk memastikan diagnosis.

Yakni melalui pemeriksaan Biopsi atau pengambilan sampel jaringan pada sel abnormal untuk diperiksa lebih lanjut.

Cerita Manajer Arema FC Tentang Ibu dan Istri Sahabat yang Menderita Kanker, Keajaiban Semangat )

Selanjutnya melalui tahapan USG, rontgen, MRI Scan untuk melihat penyebaran kanker jika sudah stadium tinggi.

"Diagnosis dan pengobatan kanker usus besar lebih awal akan meningkatkan kemungkinan sembuh pada penderita. Namun jika sudah menyebar sama halnya dengan kanker lain, pengobatan biasanya melalui operasi, kemoterapi, dan radioterapi," kata Made.

Karenanya ia menyarankan masyarakat untuk lebih peka pada kondisi tubuhnya serta tidak ragu melakukan cek kesehatan untuk mengetahui gejala kanker sedini mungkin.

Penulis: Nurul Aini
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help