Dua Emak-emak Cekcok di Pasar Galis Bangkalan, Tiba-tiba Celurit Melayang

Celurit dijadikan wahana menyelesaian cekcok yang terjadi antara emak-emak di Bangkalan ini.

Dua Emak-emak Cekcok di Pasar Galis Bangkalan, Tiba-tiba Celurit Melayang
SURYA/AHMAD FAISOL
Korban penganiayaan, Mega (32), warga Desa Lantek Barat Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan ketika berada di Puskesmas Galis. 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Biasanya, adu mulut dua perempuan berakhir begitu saja. Namun tidak demikian yang terjadi di Pasar/Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (7/7/2018). Seorang perempuan menderita luka serius akibat sabetan celurit.

Korban luka bacok yakni Mega (32), warga Desa Lantek Barat Kecamatan Galis. Ia dilarikan ke Puskesmas Galis guna mendapatkan perawatan medis.

"Lengan kiri korban terkena bacok. Luka robek terbuka sepanjang sekitar 35 sentimeter. Dengan kedalaman kurang lebih 4 centimeter," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin.

Baca: SW, Pria Pemberani yang Tembak Pelaku Teror Bom Pasuruan dengan Senapan Berburu

Baca: Awalnya Untuk Karapan Sapi, Stadion Gelora Bangkalan Kini Venue Indonesia Soccer Academy

Ia menjelaskan, kejadian berawal dari acara pengajian di sebuah masjid tadi malam. Keduanya mulai terlihat bersitegang perkara tempat duduk.

Pelaku atas nama Rera, warga Desa/Kecamatan Galis disuruh korban untuk pindah tempat di pengajian itu.

"Keesokannya, mereka bertemu di pasar saat berbelanja dan terjadi cekcok. Pelaku mengambil celurit yang disimpan di motornya dan membacok korban," jelas Bidarudin.

Ia menambahkan, pihaknya tengah mencari keberadaan pelaku. Sedangkan korban saat ini dirujuk ke PHC Surabaya. (Surya/Ahmad Faisol)

Baca: Mahasiswa Unair Ubah Daun Ashitaba, untuk Penyembuhan Radang Paru Akibat Asap Rokok

Baca: Raih 10.465.218 Suara, Khofifah-Emil Resmi Menangi Pilgub Jatim Kalahkan Gus Ipul-Puti

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help