Piala Dunia 2018

Hantu untuk Timnas Brasil Masih Negara Dari Benua Biru

Terhentinya langkah Brazil di Piala Dunia 2018 makin menegaskan bahwa negara Eropa selalu membuat mereka sial.

Hantu untuk Timnas Brasil Masih Negara Dari Benua Biru
HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Para pemain timnas Belgia merayakan gol ke gawang Brasil pada pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2018, 6 Juli 2018, di Kazan Arena. 

TRIBUNJATIM.COM - Langkah Brasil di Piala Dunia 2018 terhenti pada babak perempat final setelah kalah 1-2 dari Belgia pada pertandingan di Stadion Kazan Arena, Rusia, Sabtu (7/7/2018).

Brasil takluk oleh gol bunuh diri Fernandinho (13'), serta lesakan Kevin De Bruyne pada menit ke-31.

Kekalahan dari Belgia menandai ketujuh kalinya Brasil kalah di fase gugur Piala Dunia dengan negara asal Benua Eropa sebagai biang keladi.

Pada Piala Dunia 2014, misalnya, mereka kalah oleh dua tim Eropa.

Kalahkan Uruguay di Piala Dunia, Prancis Tebalkan Julukan Raksasa Pemangsa Tim Amerika Selatan

Tim Samba kalah 1-7 dari Jerman pada babak semifinal. Mereka lalu bertemu dengan Belanda pada perebutan tempat ketiga.

Nasib Brasil tidak berubah pada laga tersebut, karena mereka kalah 0-3 dari Tim Oranye.

Hal serupa dialami Brasil masing-masing pada Piala Dunia 1998, 2006, dan 2010.

Brasil kalah pada final Piala Dunia 1998 dari Prancis dengan skor 0-3 dan gagal mempertahankan titel yang mereka menangi pada 1994.

Baca: Brazil Punya Rekor Tembakan Terbanyak ke Gawang Belgia, Tapi Malah Susul Argentina dan Jerman

Prancis kembali jadi mimpi buruk juara dunia 5 kali tersebut pada 2006. Tim yang ketika itu diperkuat Zinedine Zidane menang 1-0 atas Brasil pada babak 8 Besar.

Langkah Brasil kembali mentok di perempat final pada Piala Dunia 2010, saat mereka dikalahkan Belanda 1-2.

(Bolasport.com/Lariza Oky Adisty)

Baca: Hasil Piala Dunia 2018 - Belgia Kalahkan Brasil, di Semifinal Tantang Prancis

Baca: Kuburan bagi Tiga Negara Peraih Gelar Juara Piala Dunia Bernama Kazan Arena

Editor: Mujib Anwar
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help