Suka Duka Bisnis Motor Custom Lidah Wetan, Kesulitan Bahan hingga Pelanggan Tak Cuma dari Surabaya

Meski terbilang menguntungkan, bisnis motor custom tersebut juga tak lepas dari kesulitan yang harus dilalui.

Suka Duka Bisnis Motor Custom Lidah Wetan, Kesulitan Bahan hingga Pelanggan Tak Cuma dari Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Yudi 'Custom' tengah memodifikasi motor pelanggannya, Sabtu (7/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bisnis modifikasi motor klasik memang digilai anak muda.

Meski terbilang menguntungkan, bisnis motor custom tersebut juga tak lepas dari kesulitan yang harus dilalui.

Hal ini diungkapkan oleh Yudi 'Custom', pelaku bisnis modifikasi motor klasik menjadi lebih berkelas.

"Faktor kesulitannya itu dari bahan," ujar Yudi kepada TribunJatim.com di bengkelnya yang berlokasi di Lidah Wetan, Surabaya, Sabtu (7/72018).

Beragam pesanan mulai dari CB, Japstyle, Scrambler, Caferacer, sampai Supercup menjadi makanan sehari-hari bagi Yudi.

Rekapitulasi KPU Selesai, Khofifah-Emil Menang atas Gus Ipul-Mbak Puti dengan Selisih 7,1 Persen

Baginya, pesanan yang paling sulit adalah model Japstyle.

"Karena saya belum punya alat untuk roll besi, jadi agak kesulitan. Tapi kalau sudah punya alatnya pasti lebih mudah," jelas Yudi.

Yudi menjelaskan, modifikasi motor yang dilakukan lebih pada bagian kerangkanya.

Namun, mengubah kerangka yang dimaksid bukan berarti seluruh kerangka dan mesin menjadi tak sesuai dengan ketentuan yang ada.

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help