Inilah Tradisi Manten Kopi di Perkebunan Kopi Karanganyar Kabupaten Blitar

Tradisi manten kopi ritual tahunan yang diselenggarakan pengelola Perkebunan Kopi Karanganyar di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Blitar

Inilah Tradisi Manten Kopi di Perkebunan Kopi Karanganyar Kabupaten Blitar
Surya/samsul hadi
Arak-arakan warga membawa kopi lanang dan kopi wadon menuju ke pabrik pengolahan dalam acara Manten Kopi di Perkebunan Kopi Karanganyar, Sabtu (7/7). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tradisi manten kopi merupakan kegiatan atau ritual tahunan yang diselenggarakan pengelola Perkebunan Kopi Karanganyar di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, tiap memasuki masa panen.

Acara itu sebagai wujud syukur terhadap Tuhan yang telah memberikan hasil panen kopi melimpah.

Alunan suara gamelan mengiringi arak-arakan langkah kaki para tetua, tokoh masyarakat, dan warga menuju ke kebun kopi di Perkebunan Kopi Karanganyar, Sabtu (7/6/2018). Sebagian warga yang berada di barisan belakang terlihat membawa bermacam sesaji.

Mereka berhenti pada salah satu petak tanaman kopi di perkebunan itu. Lalu, seorang tetua memimpin ritual di petak itu. Mereka membakar kemenyan, merang (tangkai padi kering), dan merapalkan doa-doa di bawah pohon kopi.

Selesai ritual, tetua itu memetik setangkai buah kopi dari salah satu pohon di petak tersebut. Lalu, dia beringsut memetik setangkai buah kopi dari pohon lainnya.

Baca: Via Vallen Sebut Dirinya Mama ke Seorang Anak hingga Rizky Febian Pernah Curiga Ayahnya Main Cewek

Dua tangkai buah kopi itu kemudian diletakkan di sebuah nampan yang beralaskan kain mori dan dibungkus.

Dua tangkai buah kopi itu sebagai simbol kopi lanang dan kopi wadon. Kopi lanang dan kopi wadon itu dikawinkan dalam acara Manten Kopi. Selanjutnya, kopi lanang dan kopi wadon yang sudah terbungkus kain mori diarak menuju ke pabrik.

Sebelum dibawa ke pabrik untuk diolah, kopi lanang dan kopi wadon itu diserahkan ke pengelola perkebunan yang sudah menunggu di sebuah joglo di depan pabrik. Pengelola yang membawa buah kopi itu ke pabrik untuk diolah.

Rangkaian acara itu biasa disebut dengan istilah Manten Kopi. Tradisi manten kopi digelar rutin tiap tahun memasuki masa panen raya.

"Tradisi ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang telah memberikan hasil panen melimpah dari tahun ke tahun," kata Kepala Divisi Tanaman Kopi Perkebunan Kopi Karanganyar, Suwito.

Baca: Jadwal Grup A Piala AFF U-19, Thailand Vs Indonesia Jadi Partai yang Tentukan Satu Tiket Semifinal

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help