Sepasang Kekasih Disidang Gara-gara Buat Order Fiktif Taksi Online Demi Rp 120 Ribu

Sepasang kekasih kompak jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN), Surabaya pada Senin (9/7/2018).

Sepasang Kekasih Disidang Gara-gara Buat Order Fiktif Taksi Online Demi Rp 120 Ribu
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa Fhederick Thenady bersama kekasihnya Indrawati, saat didakwa melakukan order fiktif taksi online di Ruang Garuda, PN Surabaya pada Senin, (9/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sepasang kekasih kompak jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN), Surabaya pada Senin (9/7/2018).

keduanya yang bernama Indrawati dan Fhederick Thenady yang juga driver angkutan online, dituding melakukan aksi order fiktif demi mendapat bonus.

Keduanya jalani sidang di Ruang Garuda 2 dengan berkas terpisah.

Selama persidangan itu, Indrawati dan Fhederick hanya memandang ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan berkas dakwaan.

(Keluhkan Siswa yang Daftar Sedikit, Musyawarah Kerja Kepala SMP Swasta Ingin Bertemu Risma)

(Begini Proses Penangkapan 3 dari 4 Begal antar Kota di Jatim, Satu Pelaku Diciduk Saat Tidur)

“Kedua terdakwa diancam pidana dalam pasal 35 jo pasal 51 ayat (1) UU RI No 19/2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik,” jelasnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Timur Pradoko.

Sebelumnya, terdakwa didatangi petugas dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim ketika berada di Jalan Raya Manyar Gresik pada Senin 26 Maret 2018 sekitar pukul 13.30 WIB.

Keduanya terciduk di dalam Mobil Toyota Calya bernopol L-1964-TD melakukan order jasa taksi online dengan penumpang fiktif.

Ketika ditangkap, polisi menggeledah mobil terdakwa dan menemukan barang bukti 10 buah ponsel dengan akun driver fiktif, dan dua modem wifi.

“Polisi juga menyita dua kartu ATM yang dipakai untuk menerima bonus dari Grab, setelah melakukan order fiktif itu,” ujarnya.

(Majelis Hakim Vonis Seorang Pria dengan Hukuman Segini karena Tabrak Wanita Sampai Tewas)

(Lakukan Order Fiktif, Driver Taksi Online Cantik ini Diancam Pasal Berlapis)

Kedua terdakwa melakukan order penumpang secara fiktif sejak Juni 2017.

Diketahui perusahaan angkutan berbasis online, Grab memberikan bonus pada mitranya bila mendapat 10 kali pesanan antar penumpang mulai jam 5.00 pagi sampai dengan jam 24.00 WIB.

Bila dipenuhi, mitra akan mendapatkan bonus/insentif sebesar Rp 120.000.

Setelah mendengarkan dakwaan JPU, kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya memilih tak mengajukan eksepsi dan melanjutkan proses persidangan.

(Ki Harjito, Pelestari Wayang Krucil yang Alami Kejadian Mistis saat Pentas)

(Keluhkan Siswa yang Daftar Sedikit, Musyawarah Kerja Kepala SMP Swasta Ingin Bertemu Risma)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help