Simpang Empat Bunder Gresik Terjadi Kemacetan

- Arus lalu lintas di simpang empat Bunder Kecamatan Kebomas Gresik pagi ini terjadi kemacetan.

Simpang Empat Bunder Gresik Terjadi Kemacetan
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Kepadatan arus lalu lintas 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Arus lalu lintas di simpang empat Bunder Kecamatan Kebomas Gresik pagi ini terjadi kemacetan.

Kemacetan dipicu arus kendaraan yang cukup tinggi sera minimnya petugas lalu lintas .

Dari pantauan Surya Online (Tribunjatim.com), arus kendaraan yang menumpuk dari arah Lamongan ke simpang empat Bunder sangat tinggi.

Sebagian besar di kendaraan yang melintas mobil pribadi, dumpt truk dan bus umum. Semua kendaraan berebut ingin ceoat sampai dan meleati kemacetan.

Akibat kemacetan itu, ekor kendaraan sampai hampir satu kilo meter ke arah Jalan Raya Duduksampean, Gresik.

Baca: Raih Penghargaan Lee Kuan Yew, Surabaya Dilirik Menteri Pembangunan SDM Singapura, Risma Lakukan ini

Bahkan, bus umum yang dari arah Lamongan nekat melaju di jalur lawan arus sehingga membuat kemacetan semakin parah.

Para sopir sendiri tidak mengetahui penyebab kemacetan sehingga harus rela beberapa menit untuk melintas ke simpang empat Bunder dekat terminal Bunder Kecamatan Kebomas Gresik.
"Gak tau ada apa kok macet. Sudah hampir 15 menit untuk lewat perempatan Bunder," kata Ali Muslich, sopir truk, Senin (9/7/2017).

Ali menambahkan, jalan di wilayah Gresik banyak yang macet. Sepeti di pertigaan Boboh Kecamatan Menganti juga sering macet.

Baca: Fernandinho Dapat Ancaman Pembunuhan usai Cetak Gol Bunuh Diri saat Perempat Final Piala Dunia 2018

"Dulu sering macet di perempatan Duduksampeyan, sekarang macetnya pindah ke kecamatan lainnya," imbuhnya.

Sementara untuk di simpang empat Bunder m, arus kendaraan dari Selatan dan Barat. Sehingga ketika kendaraan yang dari Selatan akan berbelok ke Timur harus menunggu kendaraan dari arah barat berjalan lancar. Sementara kendaraan yang dari barat yaitu dari Lamongan jumlahnya sangat tinggi. (Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved