APERSI DPD Jatim: 50 Persen Pengerjaan Rumah Subsidi di Jatim Sudah Selesai

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Jawa Timur, Suprapto menyebut, pasar properti terbilang stagnan.

APERSI DPD Jatim: 50 Persen Pengerjaan Rumah Subsidi di Jatim Sudah Selesai
Tribunnews
Ilustrasi perumahan. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI)  Jawa Timur, Suprapto menyebut, sampai saat ini pasar properti terbilang stagnan.

"Artinya tidak terlalu bagus ataupun tidak terlalu jelek. Ya masih biasa, kondisi stagnan," akunya kepada TribunJatim.com, Selasa (10/7/2018).

Kondisi tersebut, dikatakan Suprapto, karena tahun ini bersamaan dengan tahun politik sehingga pasar properti (khususnya di perumahan rakyat) dinilai belum menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Adapun tahun ini dari pihak APERSI menargetkan pengembangan rumah rakyat sebanyak 12 ribu unit yang tersebar di Jawa Timur.

(Pernah Terlibat Skandal Panas & Tak Kunjung Menikah, Luna Maya Ungkap Pandangan Barunya Soal Cinta)

(Dituding Terima Suap Proyek di SKPD, Bupati Ngada NTT non aktif Dijerat Pasal Berlapis)

Seperti Tuban, Mojokerto, Lamongan, Banyuwangi, Jombang, hingga Gresik.

"Kecuali Surabaya, karena di Surabaya sudah banyak, belum lagi harga lahan yang tinggi," jelasnya.

Sampai saat ini, sekitar 50 persen pengembangan rumah rakyat sudah tergarap dari jumlah yang ditargetkan yakni sebesar 12 ribu unit.

Adapun wilayah yang tergarap dengan unit yang cukup banyak ialah Mojokerto, Tuban, Lamongan, dan Bangkalan.

"Karena harga lahan masih memungkinkan sekaligus jangkauan menuju Surabaya juga masih dekat," katanya.

Sementara terkait harga rumah subsidi atau rumah rakyat, menutur Suprapto, dipatok sebesar Rp 130 juta.

"Tahun ini sudah tahun kelima, pemerintah mematok harga rumah rakyat atau subsidi Rp 130 juta. Untuk lima tahun berikutnya, kalau dari usulan para pengembang rumah subsidi bisa menjadi Rp 150 juta," pungkasnya.

(Nurhidayat Satu-satunya Pemain Timnas U-19 yang Tidak Pernah Dirotasi Sejak Game Pertama)

(Apresiasi Pelonggaran LTV dari BI, APERSI Jatim: Bisa Menaikkan Pasar Properti yang Agak Lesu)

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved