Panwaslu Jombang Hentikan Dugaan Pelanggaran Pidana pada Kasus Suara Siluman di Jogoroto

Panwaslu Kabupaten (Panwaskab) Jombang akhirnya menghentikan kasus dugaan tindak pidana penggelembungan surat suara Pilbup 2018

Panwaslu Jombang Hentikan Dugaan Pelanggaran Pidana pada Kasus Suara Siluman di Jogoroto
Surya/Sutono
Situasi saat cobolosan ulang di TPS 01 Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Jombang, berlangsung Minggu lalu (1/7/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Panwaslu Kabupaten (Panwaskab) Jombang akhirnya menghentikan kasus dugaan tindak pidana penggelembungan surat suara Pilbup 2018 di TPS 01 Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Koordinator Divisi Pengawasan Panwaslu Jombang, David Budianto berkilah, dihentikannya kasus dugaan pelanggaran pidana tersebut karena Panwaskab Jombang tidak menemukan pihak terlapor dalam kasus tersebut.

"Akhirnya kita tidak menindaklanjuti ke kepolisian. Kami menghentikan itu," ungkap David Budianto kepada Surya, Selasa (10/7/2018).

Baca: Pengedar Narkoba di Lamongan Akhirnya Dibekuk Petugas di Rumahnya

Namun, menurut David, dari hasil rapat pleno Minggu (8/7/2018), diputuskan menetapkan ada pelanggaran etik yang dilakukan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), di TPS 01 Desa Tambar.

"Untuk pidananya kami tidak menindaklanjuti, karena tidak memenuhi unsur sesuai UU 10 Tahun 2016 Pasal 178c. Kami tidak menemukan terlapornya. Tapi untuk etiknya kami meneruskannya ke KPU, sebagai pelanggaran etik oleh KPPS," beber David.

David juga mengaku sulitnya mencari pelaku atas kasus dugaan penggelembungan surat suara itu, karena terbatasnya wewenang Panwaslu, serta terbatasnya waktu penanganan pelangaran, sebagaimana diatur di Peraturan Bawaslu No 14 Tahun 2017.

Baca: Digerebek Satpol PP Pasuruan, PSK Lari ke Sawah dan Terjun ke Sungai

"Kami menyadari perbuatan hukumnya itu ada, tapi kewenangan Panwas juga dibatasi aturan. Untuk klarifikasi kami dibatasi waktu hanya 5 hari. Jadi keterbatasan itu juga mengakibatkan tidak bisa mencari siapa pelakunya," kilah David.

Diberitakan, tahapan pemungutan suara pilkada 2018 di Kabupaten Jombang bermasalah. Sebab KPU masih harus melakukan PSU di TPS 01 Desa Tambar Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Ini akibat adanya temuan kelebihan 25 surat suara yang sudah tercoblos di TPS tersebut. Coblosan ulang yang dilakukan atas rekomendasi Panwaslu Kabupaten Jombang tersebut sudah berlangsung Minggu (1/7/2018). (Surya/sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved