Sudah Tiga Bulan, Dugaan Korupsi Pengadaan Komputer Dindik Kota Madiun Belum Ada Titik Terang

Sudah tiga bulan lebih, kasus dugaan korupsi pengadaan ribuan komputer untuk SD dan SMP di Kota Madiun oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun

Sudah Tiga Bulan, Dugaan Korupsi Pengadaan Komputer Dindik Kota Madiun Belum Ada Titik Terang
(Surya/Rahadian bagus)
Dua pegawai Dinas Pendidikan Kota Madiun, yakni Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Sugiyanta dan stafnya bernama Heru Prasetyo diperiksa penyidik Unit Pidana Korupsi Polres Madiun Kota, Kamis (5/7/2018) siang. 

 TRIBUNJATIM.COM,MADIUN - Sudah tiga bulan lebih, kasus dugaan korupsi pengadaan ribuan komputer untuk SD dan SMP di Kota Madiun oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun, yang ditangani Polres Madiun Kota, belum menemui titik terang.

Dikonfirmasi pada Selasa (10/7/2018) siang, Kapolres Madiun Kota, AKPB Nasrun Pasaribu mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Hingga saat ini, sudah 10 orang saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Kami masih melakukan penyelidikan secara maksimal.
Sampai dengan saat ini sudah 10 saksi yang dimintai keterangan," katanya.

Ketika ditanya, bagaimana modus dugaan korupsi dalam pengadaan komputer pada tahun 2016-2017 ini, dirinya mengatakan belum mengetahui.

"Kami belum bisa memastikan ya, karena ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga kami perlu intens terhadap kegiatan yang kami lakukan," katanya.

Baca: Dugaan Korupsi, Tujuh Tim Teknis Pengadaan Komputer Dindik Kota Madiun Diperiksa di Polres

Dia mengatakan, tidak hanya dugaan korupsi pengadaan komputer di SD negeri, namun juga dugaan korupsi pengadaan komupter untuk SMP negeri di Kota Madiun, yang kini sedang dilakukan penyelidikan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi, Polres Madiun Kota.

"Lebih kurang, SMP dan SD," kata kapolres.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak tujuh orang anggota tim teknis pengadaan sarana dan prasarana kantor, paket pengadaan komputer tingkat sekolah dasar telah dipanggil Polres Madiun Kota. Ketujuh orang pegawai Dinas Pendidikan Kota Madiun itu diperiksa terkait dengan pengadaan komputer untuk SD se-Kota Madiun pada 2017.

Kepala Dinas Pendidikan Kota diun, Heri Wasana ketika dikonfirmasi, Senin (9/7/2018) membenarkan pemanggilan tersebut. "Yang diperiksa ada beberapa, hari pertama dua orang, hari kedua dua orang, dan hari ketiga tiga orang. Yang sudah dipanggil teman-teman dari tim teknis,"katanya.

Ia menuturkan, pemeriksaan terkait dengan pengadaan komputer untuk 56 sekolah dasar negeri di Kota Madiun, dengan nilai anggaran sekitar Rp 16 miliar.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved