Home »

Jatim

Ada User Besar Incar Jagung Lamongan

Penataan pertanian jagung di Lamongan tidak hanya dari sisi hulu saja dengan menggenjot produksi melalui pertanian modern.

Ada User Besar  Incar Jagung Lamongan
Surya/hanif manshuri
Saat Sarasehan Program Pengembangan Jagung Modern di Pendopo Lokatantra, Rabu (11/7) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Penataan pertanian jagung di Lamongan tidak hanya dari sisi hulu saja dengan menggenjot produksi melalui pertanian modern.

Bakal melimpahnya produksi diantisipasi Bupati Fadeli dengan mencarikan produsen besar, yang bisa membeli jagung petani Lamongan sebanyak-banyaknya.

Indikasi bakal melimpahnya jagung Lamongan sudah mulai terlihat ketika produksi tahun 2017 mencapai 571.080 ton. Naik signifikan dari produksi tahun 2016 yang sebesar 372.162 ton.

Lonjakan produksi itu seperti disampaikan Bupati Fadeli saat Sarasehan Program Pengembangan Jagung Modern di Pendopo Lokatantra, Rabu (11/7) terutama pasca suksesnya penerapan pertanian modern.

Baca: Pulang ke Indonesia untuk Gabung Timnas U-19, Egy Maulana Vikri Terancam Tak Bisa Mudik

Diungkapkan, sejumlah target yang ditetapkan dalam road map pengembangan jagung modern banyak yang diatas target. Seperti untuk produktivitas yang ditargetkan sebesar 9 ton perhektare di 2018, sampai dengan Maret ini telah terealisasi sebesar 9,4 ton per hektare.

Over target ini juga terjadi di tahun 2017, ketika produktivitas tercapai 8,3 ton per hektare. Padahal target sebesar 7,7 ton di 2017 sudah dianggap cukup tinggi, karena sebelumnya belukm pernah menyentuh angka 6 ton per hektare.

Karena itu Pemkab Lamongan kini mulai menata sektor hulu, terkait pemasaran produk jagung. Salh satunya mengikat kerjasama dengan PT Esa Sarwaguna Adinata tentang Pembelian Jagung Petani di Kabupaten Lamongan.

PT Esa Sarwaguna Adinata saat penandatanganan MoU pembelian jagung itu diwakili langsung oleh direktur perusahaan, Fernando. Perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan jagung ini sudah mulai beroperasi sejak akhir tahun 2017.

Dalam kesepakatan itu, perusahaan yang berlokasi di Desa Tlogoretno Kecamatan Brondong tersebut sanggup membeli jagung petani Lamongan. Disebutkan kemudian oleh Bupati Fadeli, PT Esa Sarwaguna Adinata membutuhkan 1.000 ton jagung perhari untuk memproduksi pakan.

Baca: Semifinal Piala Dunia 2018 Inggris Vs Kroasia, Laga Rebutan Tiket Final, ini Prediksi Susunan Pemain

“Produktivitas jagung Lamongan sangat tinggi, karena itu Pemkab Lamongan juga harus menyiapkan, dibawa kemana jagung tesebut, “ ujar Fadeli.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help