Guru Bimbel Cabul Pakai Gelar Palsu untuk Yakinkan Orang Tua Korban agar Sang Anak Les di Tempatnya

Ulla Abdul Muiz warga Raci Pakal, Surabaya ditangkap polisi lantaran melakukan pencabulan kepada murid bimbingan belajar.

Guru Bimbel Cabul Pakai Gelar Palsu untuk Yakinkan Orang Tua Korban agar Sang Anak Les di Tempatnya
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ulla Abdul Muiz, guru lembaga bimbingan belajar yang ditangkap Unit PPA Polrestabes Surabaya usai dilaporkan cabuli dua muridnya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - UAM (34) warga Raci Pakal, Surabaya ditangkap polisi lantaran melakukan pencabulan kepada murid bimbingan belajar.

Pria berumur 34 tahun ini membuka bimbingan belajar bernama MH Mindset di Kedung Rejo Surabaya, sudah ada 30 murid bimbel tersebut.

Namun, bimbingan belajar asuhan Muiz itu hanya menjadi kedok perlakuan tak senonohnya kepada dua korban murid pelajar SMA.

"Tersangka kami amankan karena kasus pencabulan di LBB itu, melalui kedok LBB inilah kenal korban," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni di Polrestabes Surabaya, Rabu (11/7/2018).

Cerita Awal Perkenalan Pelaku Pencabulan dengan Korbannya, Semuanya Berawal dari Nomor Telepon )

Selain itu, polisi juga memeriksa keanehan pada pemilik bimbingan belajar tersebut.

UAM rupanya memakai gelar palsu untuk meyakinkan orang tua murid di bimbingan belajar tersebut.

H.R.A.S Ulla Abdul Muiz.W.A,SPsi,S.Pd,M.Psi,Ph.d, nama tersebut tertera pada kartu nama lembaga bimbingan belajar MH Mindset yang dimiliki oleh Muiz.

"Tersangka tidak memiliki izin resmi dan mencetak kartu nama supaya mau belajar," kata AKP Ruth Yeni menunjukan kartu nama milik LBB MH Mindset.

Berkedok Guru Bimbel Matematika, Pria di Benowo Cabuli Dua Muridnya )

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved