Ibadah Haji 2018

Jelang Berangkat, Baru 10 Kloter Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya yang Kantongi Visa

calon jemaah haji ketar-ketir karena menjelang berangkat masih banyak visa yang belum jadi.

Jelang Berangkat, Baru 10 Kloter Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya yang Kantongi Visa
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
CJH Kloter 40 tahun 2017 sedang menunggu pembagian visa dan paspor di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Rabu (9/8/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Enam hari menjelang penerbangan kloter pertama CJH Embarkasi Surabaya, ternyata baru 4.361 orang calon jemaah haji (CJH) yang mengantongi visa, Rabu (11/7/2018).

Jumlah tersebut setara dengan jumlah 10 kloter pertama. Artinya, kesepuluh kloter ini tuntas mengantongi dokumen utama dalam perjalanan ke Arab Saudi itu. 

Kepala Kanwil Kemenag Jatim Syamsul Bahri mengatakan, dokumen izin berkunjung ke luar negeri itu masih akan berproses hingga penerbangan kloter haji berakhir.

"Sepuluh kloter pertama visanya sudah terkirim," katanya, Rabu (11/7/2018).

Jumlah itu adalah jumlah paspor dan sekaligus visa. Syamsul menjamin bahwa dokumen untuk izin berada di negeri orang itu akan dituntakan sebelum penerbangan kloter terakhir. 

Pihaknya, kata Syamsul memberi perhatian serius untuk penuntasan visa bagi seluruh jemaah.

Pasalnya, dalam setiap penyelenggaraan ibadah haji selalu saja ada jemaah yang kancrit dan tidak terbang seusai jadwal karena visa belum jadi. 

Meski jumlahnya relatif kecil, namun kondisi itu mengganggu kenyamanan jemaah. CJH juga takut karena akhirnya terbang terpisah dari kelompoknya.

"Itu dulu, tahun ini kami jamin visa tuntas," tegasnya. 

Syamsul menjelaskan, pengurusan visa CJH tahun ini dipermudah. Tidak lagi mencetak visa harus ke kantor kedutaan besar Arab Saudi. Cukup di Kantor Kemenag, visa itu bisa dicetak.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar mengakui, penuntasan visa menjadi masalah klasik setiap tahun. 

"Tapi sekarang bisa kita buktikan bahwa semua visa akan tuntas sebelum terbang. Asal dokumen lengkap saat mengurus," katanya. 

Kenapa kemarin urus visa lama? Sebab sebelumnya mengurus dan mencetak lembaran izin berkunjung ke Arab Saudi itu harus di Kantor Kedutaan. Dibatasi jam dan hari kerja. 

Tahun ini mencetak visa itu bisa dilakukan di Kantor Kemenag. "Di kantor Kemenag akan dibuka layanan selama 24 jam. Tak perlu takut Sabtu Minggu tutup," tegas Nizar. (Surya/Faiq)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved