Maraknya Produk Impor Masuk ke Indonesia, Pelaku Industri Baja Was-was

Maraknya produk impor yang masuk ke Indonesia dengan harga yang tidak wajar membuat pelaku industri baja semakin was-was.

Maraknya Produk Impor Masuk ke Indonesia, Pelaku Industri Baja Was-was
Kontan/Baihaki
Ilustrasi Baja 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Maraknya produk impor yang masuk ke Indonesia dengan harga yang tidak wajar membuat pelaku industri baja semakin was-was.

Executive Director The Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA), Hidayat Triseputro mengatakan, hal tersebut bisa berpotensi mematikan industri baja dalam negeri. Melihat saat ini pengendalian impor baja di Indonesia masih belum optimal.

Karena faktanya sampai April 2018, kata Hidayat, impor baja dari Tiongkok melonjak sampai 48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

7 Fakta Kedatangan Egy Maulana Bela Timnas, 2 Kalimatnya Saat Mendarat hingga Perjuangannya Pulang

"Sudah bukan rahasia umum harga baja di sana lebih murah karena negara tersebut produsen baja terbesar dunia dengan biaya produksi yang dibantu oleh pemerintah," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (11/7/2018).

Hidayat mengatakan, baja paduan atau alloy steel adalah jenis baja yang sebagian besar diimpor, biasanya digunakan untuk rel kereta ataupun komponen alat berat.

"Karena jenis baja itu tidak bisa diproduksi di Indonesia," terangnya.

Kendati demikian, Hidayat selaku perwakilan dari IISIA berharap, investasi-investasi baru dalam negeri terus didorong.

Supaya semakin tumbuh, utamanya di sektor crude steel. Karena menurutnya kebutuhan baja di Indonesia akan terus meningkat setiap tahunnya.

LINK LIVE STREAMING Indosiar Bhayangkara FC Vs Persebaya Jam 15.30 WIB, Kedua Tim Saling Waspada

"Jadi kalau tidak diimbangi dengan investasi baru, maka ketergantungan produk baja impor akan semakin tinggi," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help