Berita UTM

UTM Menjawab Tantangan Era Revolusi 4.0 Melalui Pengembangan Berbasis Kluster Madura

Pesatnya perkembangan lingkungan eksternal kampus menjadi tantangan tersendiri bagi Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

UTM Menjawab Tantangan Era Revolusi 4.0 Melalui Pengembangan Berbasis Kluster Madura
(Surya/Ahmad Faisol)
Rektor UTM, Muh Syarif 

Kelima, terobosan inovasi dan penguatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan perusahaan pemula berbasis teknologi.

Muh Syarif mengatakan, core business UTM tidak hanya terpaku pada peningkatan kualitas kampus.

Namun justru harus lebih besar berkontribusi pada penyelesaian permasalahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

7 Fakta Kedatangan Egy Maulana, Ucapan Saat Mendarat di Tanah Air hingga Perjuangannya Bisa Pulang

"Khususnya masyarakat Madura, di mana UTM berada. Pembangunan UTM berbasis kluster potensi unggulan Madura harus disertai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi," katanya.

Pembangunan berbasis kluster ini telah dilakukan UTM secara intensif sejak 2015 dengan fokus terhadap pengembangan 6 kluster potensi Madura.

Seperti garam dan tembakau, pangan (jagung, singkong, tebu, sapi, dan hasil laut), energi, pendidikan formal dan informal, tenaga kerja dan wanita, serta pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Ini komitmen kami untuk berkontribusi besar bagi pembangunan Madura sekaligus sebagai ciri pembeda UTM dengan kampus lain," pungkasnya.

Seperti diketahui, dua penguatan klaster pangan dengan fokus jagung Madura dan klaster garam bersamaan dilakukan mulai 2016, meski aktivitas riset jagung dimulai sejak 2007.

Sebelum Cristiano Ronaldo, Nomor Punggung 7 Dipakai 6 Pemain ini di Juventus, Ada Deretan Legenda

Mulai dari penemuan varietas unggul jagung, reproduksi benih, hingga uji coba produksi jagung, serta penjalinan kerja sama dengam berbagai pihak.

Hasilnya, varietas baru jagung Madura dinamakan jagung Madura 1 (M-1) hingga M-6.

Halaman
1234
Tags
UTM
Madura
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help