Warga Perbatasan Dilarang Daftar, SMP Negeri Pinggiran di Mojokerto Kesulitan Dapatkan Siswa

Sekolah negeri pinggiran di Mojokerto kini kesulitan cari siswa dan kondisinya makin memprihatinkan.

Warga Perbatasan Dilarang Daftar, SMP Negeri Pinggiran di Mojokerto Kesulitan Dapatkan Siswa
SURYA/AHMAD FAISOL
Ilustrasi pendaftaran siswa baru. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto kembali membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang II non zonasi untuk mengatasi permasalahan kekurangan siswa di tingkat sekolah SMP.

Ini dilakukannya lantaran masih banyak sekolah SMP yang belum memenuhi kuota siswanya.

Dampak penerapan zonasi ini sangat dirasakan seperti sekolah pinggiran di SMPN 2 Trawas.

Pada penerapan zonasi pendaftaran PPBD gelombang I hanya memperoleh 52 siswa. Itupun masih jauh untuk memenuhi kuota sebanyak 128 siswa.

Siti Marfuah, panitia PPDB SMPN 2 Trawas menuturkan pihak sekolahan hingga pembukaan PPBD gelombang II kekurangan sebanyak 67 siswa dari target yang telah ditentukan.

Berkurangnya jumlah siswa di sekolahnya tersebut diduga lantaran adanya sistem zonasi yang menyebabkan siswa dari perbatasan wilayah Prigen Pasuruan tidak bisa daftar ke SMPN 2 Trawas.

"Dua tahun lalu sejak penerapan sistem zonasi siswa dari luar daerah tidak bisa bersekolah di SMPN 2 Trawas karena dari luar daerah hanya mendapat jatah lima persen," ujarnya, Rabu (11/8/2018).

Menurut Siti, selain penerapan sistem zonasi yang mempengaruhi berkurangnya siswa yaitu minimnya lulusan SD/MI yang kebanyakan mereka bersekolah di lembaga swasta ataupun pondok pesantren di luar daerahnya. Ada empat kelas yang selalu terpenuhi sebelum diterapkan zonasi ini," tegasnya.

"Masih kurang 67 siswa padahal PPDB gelombang II terakhir besok 13 Juli," imbuhnya.

Seperti yang diketahui, dari 39 sekolah SMPN ada 11 SMPN di tujuh kecamatan Kabupaten Mojokerto yang kekurangan siswa.

Dinas pendidikan Kabupaten Mojokerto menerapkan kebijakan non zonasi untuk memenuhi kebutuhan kuota siswa di sekolahan yang kekurangan peserta didik. (Surya/Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved