Jadi Ketua RT Sejak 1962, Kisno Dapat Penghargaan dari Kapolres Tanjung Perak Surabaya

Seorang kakek bernama Kisno bangga berada di antara Forkopimda dan polisi mendapat penghargaan dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, rabu (11/7/2018).

Jadi Ketua RT Sejak 1962, Kisno Dapat Penghargaan dari Kapolres Tanjung Perak Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Kisno, Ketua RT 18 Sidotopo Sekolahan 18 Periode mendapat Penghargaan dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tampak senyum sumringah terpancar dari raut muka seorang kakek bernama Kisno.

Ketua RT 18 Sidotopo Sawahan, Tanjung Perak ini mendapat penghargaan dari Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kisno berada di antara Forkopimda dan polisi saat acara tasyakuran HUT Bhayangkara ke 72 di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, rabu (11/7/2018).

Kakek tersebut mendapat penghargaan dengan nominasi sebagai ketua RT yang menjabat selama 18 periode.

(Lebih Pilih Juventus Dibanding Manchester United, Ronaldo Disebut Hanya Ingin Tenar?)

(Fix, Kroasia Menangkan Tiket Final Piala Dunia 2018 Usai Kalahkan Inggris di Menit 109)

Kisno mengaku dipercaya warganya pimpin RT 18 Sidotopo Sekolahan sejak tahun 1962, namun dia tak menyangka tahun ini dapat penghargaan dari Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

"ya senang mengatur masyarakat sejak tahun 1962 aman. Bu Risma memberikan piagam dan kapolres menembusi," kata Kisno di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (11/7/2018).

Awalnya Kakek lima cucu ini kaget didatangi polisi di rumahnya, rupanya para polisi ini datang mengirim undangan penerima penghargaan.

"Kemarin sempat kaget saat undangan dari polisi tiba ke rumah," kata Kisno.

(Kostum Bikin Inggris Kalah dari Kroasia dan Gagal ke Final Piala Dunia 2018?

(Peringkat FIFA Terendah, Kroasia Malah Cetak Sejarah dan Lolos Final Piala Dunia)

Menjabat selama 18 periode, Kisno mengaku kerap susah mengajak warga bersih-bersih kampung.

Namun hal tersebut tak menyurutkan semangatnya mengatur warganya, terutama mengantisipasi gangguan keamanan di wilayahnya.

"Ga semua warga mau keluar rumah, tapi selama itu sudah sangat senang mengatur masyarakat sampai 18 periode," kata Kisno.

(Terus Terjaga, Tradisi Inter Milan Selalu Warnai Final Piala Dunia Berkat Kroasia)

(Rebut Tiket Final Piala Dunia 2018, Kroasia Jaga Tradisi 20 Tahunan Muncul Juara Baru)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved