Kapolres Magetan Perintahkan Anggota Segel Tower Bodong

Kapolres Magetan AKBP Muslimin ancam segel tower seluler "Bodong" di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan,

Kapolres Magetan Perintahkan Anggota Segel Tower Bodong
(Surya/Achmad amru muiz)
sejumlah warga Desa Sananrejo yang bermukim disekitar tower seluler melakukan aksi penolakan perpanjangan izin operasional tower, Kamis (1/3). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Kapolres Magetan AKBP Muslimin ancam segel tower seluler "Bodong" di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, yang dikabarkan meresahkan warga setempat.

"Saya dengar tidak hanya dari Pemkab Magetan, yang tidak memberikan izin tower seluker itu, tapi juga dari Depohar Avionik Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan. Kabarnya juga lokasi itu Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Lanud Iswahjudi," jelas AKBP Muslimin kepada Surya, Kamis (12/7-2018).

Dikatakan Kapolres, karena membuat warga sekitat lokasi bangunan tower seluler tidak tenteram, Polisi bisa melakukan penyegelan tower Base Transceiver Station (BTS) seluler bodong itu. Tapi kini Polisi masih menunggu hasil penelusuran anggotanya.

"Kita masih menunggu hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) anggota. Kalau betul bodong dan membuat warga tidak tenteram, Polisi bisa juga menyegel. Apalgi jelas dari Lanud Iswahjudi juga tidak memberikan izin," ujar Muslimin.

Baca: Pedangdut Cita Citata dan Cak Lontong Hibur Karyawan PT GG Tbk

Sebelumnya Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama (Marsma) TNI Samsul Rizal juga mengancam menyegel kalau tower BTS seluler bodong itu benar dioperasikan, karena lokasi pembangunan tower milik salah satu operator seluler terbesar itu berada di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

"Kita (Lanud) juga punya kewenangan untuk menyegel/menutup operasional tower itu, ada regulasinya. Makanya, kita harus cek and ricek dulu sebelum melakukan tindakan penutupan tower bodong yang bisa membahayakan penerbangan," kata Dan Lanud Iswahjudi Samsul Rizal.

Meski dua institusi Polri dan TNI AU akan menutup tower seluler bodong itu, faktanya hingga saat ini tower BTS seluler "bodong" itu masih berdiri kokoh. Bahkan Satpol PP yang sebelumnya bergeming menerima laporan warga yang dikirim berulang kali, ikut ikutan mengancam menutup tower seluler bodong itu juga.

"Karema tidak ada izin, kami akan memanggil pemilik tower seluler itu, sebelum kami menyegelnya," kata Kabid Penegakan Perda Satpol pp dan Damkar Kabupaten Magetan Rachmad Soewastono.

Baca: Rutin Jalan Kaki Tiap Pagi, Nenek Asal Jember ini Akhirnya Berangkat Haji

Penbangunan Tower BTS Seluler di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten itu meresahkan warga setempat. Apalagi sejak tiga pekan lalu wilayah Magetan musim angin kencang, sehingga warga di sekitar lokasi tower bertambah resah, takut tower seluler itu ambruk.

Sukoco mewakili warga setempat mengaku, sudah berulangkali melaporkan tower bodong itu ke Satpol PP Pemkab Magetan. Tapi tidak ada tindaklanjut.(tyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help