Home »

News

» Jakarta

Menolak Pembebasan Bersyarat, Ahok Baru Bebas Murni April 2019 Mendatang

Topik kesempatan pembebasan bersyarat untuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menjadi pembicaraan menarik beberapa waktu terakhir.

Menolak Pembebasan Bersyarat, Ahok Baru Bebas Murni April 2019 Mendatang
KOMPAS/PRIYOMBODO
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Topik pembebasan bersyarat untuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menjadi pembicaraan menarik beberapa waktu terakhir.

Adik Basuki Tjahaja Purnama, Fifi Lety Indra mengatakan, kakaknya tidak akan mengikuti pembebasan bersyarat.

"Hari ini ramai WA (WhatsApp) dan telepon semua tanya hal ysng sama, apa betul sebenarnya Pak Ahok bisa bebas bersyarat bulan Agustus? Jawabnya iya benar," tulis Fifi lewat akun Instagram @fifiletytjahajapurnama.

"Tetapi beliau @basukibtp putuskan untuk tidak ambil. Biar tunggu sampai bebas murni saja," tulis Fifi lewat akun Instagram @fifiletytjahajapurnama

(Peringkat FIFA Terendah, Kroasia Malah Cetak Sejarah dan Lolos Final Piala Dunia)

(Terus Terjaga, Tradisi Inter Milan Selalu Warnai Final Piala Dunia Berkat Kroasia)

Bila melihat jadwal Bebas Murni, Pria yang akrab disapa Ahok itu akan bebas murni pada Tahun 2019.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Andika D Prasetya mengatakan.

Pihaknya sudah menghitung kapan pria yang akrab disapa Ahok itu bisa bebas berdasarkan kondisi saat ini.

"Kalau bebas murni dia (Ahok) itu di 23 April 2019," ujar Andika Dilansir TribunJatim.com dari Kompas.com pada Rabu (11/7/2018).

(Peringkat FIFA Terendah, Kroasia Malah Cetak Sejarah dan Lolos Final Piala Dunia)

(HUT Bhayangkara ke 72, Polres Tanjung Perak Beri Penghargaan pada Polisi dan Tokoh Masyarakat)

Ahok divonis hukuman 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama.

Ahok tengah menjalani masa hukuman di Mako Brimob setelah dipindah dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur, karena kondisi yang tidak kondusif.

Halaman
12
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help