Ditangkap Polisi, Bandit Remaja Tanjung Perak Surabaya Menangis Ngaku Kangen Ibu

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengamankan dua dari empat penjambret yang kerap meresahkan warga.

Ditangkap Polisi, Bandit Remaja Tanjung Perak Surabaya Menangis Ngaku Kangen Ibu
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengamankan dua dari empat penjambret yang kerap meresahkan warga.

Dua penjambret itu ternyat baru berusia belasan tahun, yakni MR (17) dan FR (16).

Da bandit muda ini tak kuasa menahan air mata saat berada di ruang penyidikan.

"Jujur, saya menyesal pak sudah melakukan (penjambretan)," terang MR sembari terisak-isak, Kamis (12/7/2018).

(Kecewa Garuda Muda Gagal ke Final Piala AFF U-19 2018, Penonton Ramai-ramai Lempar Botol)

(RSI Manfaatkan Program Home Care Sebagai Layanan Pencegahan Penyakit di Masyarakat)

Satu hal menarik yang terpantau dari MR ialah coretan tinta hitam di telapak tangan kirinya.

'Aku ingin hidup bersama keluarga kecilku', itulah yang tertulis.

"Saya kangen sama ibu pak," lanjutnya lalu termehek-mehek. 

MR tak hanya mengaku menyesal, dirinya juga mengaku sedih lantaran harus mendekam di balik penjara.

Kepada TribunJatim.com dan awak media, MR mengaku baru pertama kali berurusan dengan polisi.

(Kalah Adu Pinalti, Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2018, Malaysia Akan Jumpa Myanmar)

(Besok, Ribuan Driver Ojek Online Akan Demo di Sejumlah Jalan Surabaya, ini Lokasi Sasarannya

Kasatreskrim Poles Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Tinton Yudha Riyambodo menjelaskan, kedua bandit muda itu ditangkap usai menjambret di beberapa wilayah di Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help