Pelimpahan Kasus PT Sipoa Group Belum Rampung, Kejati Disebut Dapat 6 SPDP Lagi

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dikabarkan menerima 6 SPDP kasus yang berkaitan dengan penipuan dan penggelapan dana properti

Pelimpahan Kasus PT Sipoa Group Belum Rampung, Kejati Disebut Dapat 6 SPDP Lagi
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur - wedhasmara.com 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dugaan kasus penipuan dan penggelapan jual beli apartemen Royal Avatar World (Sipoa Grup) senilai Rp 12 miliar belum selesai dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dikabarkan kembali menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan kasus serupa.

Sumber internal Kejati Jatim menyebutkan, ada sekitar enam SPDP terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan jual beli apartemen pada anak perusahaan Sipoa Grup.

Keenam SPDP ini, berdasarkan laporan dari dua korban selaku pelapor dalam kasus dugaan penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

(Sudah Divonis 19 Tahun Penjara dari 2 Kasus, Gatot Brajamusti Dapat Hukuman Lagi)

(Jadi Sorotan Dunia Terkait Penyelamatan Tim Sepakbola, Goa di Thailand Akan Dijadikan Museum)

“SPDP nya sudah dari bulan Juni 2018 lalu kita terima dari penyidik kepolisian. Terdapat enam SPDP (enam tersangka, red) dalam kasus ini,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya ini pada Jumat, (13/7/2018).

Laporan pertama, atas nama Dikky Setiawan (pelapor) dengan terlapor Direktur PT Graha Indah Jaya, PT Sipoa International, PT Bahtera Sungai Jedine, PT Gunacandra Immanuel Jedine Prosperiti dan PT Bali Binar Garah.

Terlapor sendiri yakni Klemens Sukarno Candra dkk (sesuai dengan SPDP).

Sekitar tahun 2014, Dikky dan 76 user lainnya disebut tertarik pada promosi iklan Apertemen New Mount Afatar Apertemen yang dikerjakan oleh PT Sipoa Legacy Land dan 17 perusahaan developer lainnya.

Klemens disebut menawarkan harga murah Rp 180 juta tipe 3x7 m full funiture dengan Dp Rp 12 juta dan tergantung tipe pilihannya.

Halaman
123
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved