Berita UTM

UTM Lirik CSR Bank di Madura untuk Pengembangan Teknologi Pengolahan Garam

Berstatus kampus negeri, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ternyata malah kesulitan untuk mendapatkan anggaran senilai Rp 1 miliar.

UTM Lirik CSR Bank di Madura untuk Pengembangan Teknologi Pengolahan Garam
ISTIMEWA
Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Dr Drs Ec Muh Syarif Msi 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Berstatus kampus negeri, Madura (UTM)'>Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ternyata malah kesulitan untuk mendapatkan anggaran senilai Rp 1 miliar.

Padahal dana itu diproyeksikan untuk mengembangkan teknologi pengolahan garam Madura.

Teknologi itu diperoleh UTM setelah bertolak ke Jepang untuk memenuhi undangan Suzukatsu Co., Ltd beberapa waktu lalu.

Teknologi itu disebut Flow Down System.

Baca: UTM: Fokus pada Sektor Jagung Saja, Masalah Pengangguran dan Kemiskinan di Madura Selesai

Rektor UTM Dr Drs Ec Muh Syarif Msi mengungkapkan, pihaknya mempelajari pengembangan teknologi Flow Down System untuk pengembangan inovasi garam di Madura.

"Teknologi itu menggunakan tenaga angin untuk mengurangi kadar H2O air laut hingga menjadi air tua garam,"ungkapnya di hadapan insan pers dalam press conference usai gelar Dies Natalis XVII UTM di Gedung Pertemuan, Kamis (12/7/2018).

Namun untuk mewujudkan pengembangan teknologi itu, UTM harus memeras otak karena hingga saat ini belum ada sokongan dana.

"Untuk mencari uang senilai Rp 1 miliar buat teknologi itu susahnya bukan main. Padahal ini bisa menjawab permasalahan impor garam," tegasnya.

Saat ini, kebutuhan garam nasional mencapai kisaran 3,7 juta ton.

Sedangkan produksi garam nasional pada tahun 2018 mencapai 1,7 juta ton.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help