Khofifah Optimis Koperasi Bisa Menyerap Tenaga Kerja dan Kurangi Pengangguran

Khofifah Indar Parawansa menghadiri halal bi halal Pusat Koperasi An Nisa Jawa Timur di Hotel Inna Tretes,Kabupaten Pasuruan

Khofifah Optimis Koperasi Bisa Menyerap Tenaga Kerja dan Kurangi Pengangguran
(Surya/Galih Lintartika)
Khofifah saat menghadiri acara koperasi di Hotel Inna Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan 

 TRIBUNJATIM.COM,PASURUAN - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara halal bi halal Pusat Koperasi An - Nisa Jawa Timur tahun 2018 di Hotel Inna Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (14/7/2018) siang.

Dalam kesempatan ini, Khofifah menyampaikan koperasi ini juga memiliki peran dalam membangun Jawa Timur ke depan. Dikatakan dia, di Jawa Timur, ada sekitar 31 ribu lebih koperasi dan yang masih aktif sekitar 27 ribu lebih.

Kehadiran koperasi ini, dikatakan dia, mampu membuka peluang kerja bagi para pencari kerja. Ia menjelaskan, kehadiran koperasi ini bisa mengurangi angka pengangguran karena bisa menyerap tenaga kerja yang banyak.

"Ya optimis koperasi mampu menjadi embrio untuk menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran," katanya usai kegiatan.

Baca: Kondisi Rumah Dihebohkan Publik, Zohri Sudah Pasti Terima Bantuan Renovasi, Begini Hasilnya Kelak

Dijelaskannya, dari jumlah koperasi itu, pihaknya mendata ada 11 juta pengangguran yang akhirnya terakomodir dan mendapatkan pekerjaan.

Menurutnya, ke depan, pihaknya akan terus menguatkan peran koperasi ini. Bagi dia, koperasi juga menjadi pilar untuk penguatan tumbuh kembang ekonomi di Jawa Timur.

"Karena koperasi ini, kami berharap tidak ada ketimpangan sosial. Saya yakin koperasi ini bisa menjadi peluang untuk membantu masyarakat untuk berdaya saing dan meningkatkan perekonomiannya," jelasnya.

Baca: Foto-foto Masa Muda Aminah Cendrakasih, Pemeran Mak Nyak Si Doel Anak Sekolahan yang Kini Sakit

Namun demikian, Khofifah berpesan kepada semua pengurus cabang koperasi yang hadir dalam acara ini untuk bisa meningkatkan peran koperasi dalam mendukung tumbuh kembang ekonomi di Jawa Timur.

"Jangan sampai koperasi dijadikan sebagai ajang untuk penguatan bidang sosial karena sosial dan koperasi itu berbeda rel. Koperasi tidak akan tumbuh baik jika beriringan dengan sosial. Misal, ada pencitraan dan kegiatan lainnya. Jadikan koperasi berjalan selayaknya koperasi sesuai pada fungsinya," pungkas dia. (lih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved